LOVE THE LAW
“Aku belum pernah membayangkan dunia tanpa kemarahan.”
Ainsley mendekat, perlahan, seperti seseorang yang menyentuh luka dengan tangan sendiri.
“Mungkin kita bisa membayangkannya bersama.”
Tanpa aba-aba, tanpa alasan yang masuk akal, ia meraih wajah Valenha dan mencium pipinya perlahan. Hangat. Ringan. Tapi cukup untuk membuat dunia berhenti sesaat.
Valenha menutup mata. Tak menjauh, tapi juga tak bergerak. Ia hanya membiarkan sentuhan itu mengalir, seperti sesuatu yang tak pernah ia izinkan ada—cinta yang tenang, tak menuntut apa pun.
Hot Chapters