LOVE A FRIEND
kesal Livia sambil meminumnya kembali.
"Gue juga serius, kali!" jawab kembali Rafael.
Terlihat sisa coklat berada di ujung bibir Livia. Rafael dengan gesit mulai mengulurkan tangannya, berusaha menghapus noda coklat itu. Namun, Livia yang kaget mulai menangkis lengan itu.
"Ngapain sih?" tekan Livia kesal.
"Diem deh, lo kalo minum tuh jangan kaya anak kecil dong. Itu di bibir lo ada bekas coklatnya," ujar Rafael dijulurkan tangannya kembali, menyentuh bibir Livia.
Capítulos em Alta