WANITA PENAKLUK SAMUDRA
Putrisyamsubadan terasa bergetarnafas terasa berat di dadamobil bergetar saat diamhp mati tapi bergetar
Kekuatan yang kini harus menjadi miliknya.
Kakinya terhenti di dekat genangan air pasang. Sesuatu menarik perhatiannya. Sebuah benda kecil, tertanam sebagian dalam pasir basah, berkilauan samar. Lyra berlutut, mengulurkan tangan. Itu adalah kristal Aether. Kecil, bulat, dan nyaris transparan, tetapi memancarkan cahaya biru yang sangat, sangat redup. Kristal Mala. Kristal yang pernah Mala gunakan untuk memfokuskan Hydro-Resonance-nya, yang selalu berdenyut dengan kehidupan. Sekarang, cahayanya hanya seperti nyala lilin di tengah kegelapan yang luas.