QUEEN: I LOVE YOU PAPA
Ucap Varo sambil menutup pintu.
Wanita yang sedang memeluk bingkai foto itu menatap kearah Varo, “Varo, mama sangat merindukan kamu. Mama sampai berhalusinasi kayak gini.” Marta memandang bingkai foto yang Varo sendiri tidak tahu itu foto siapa, “Mama mohon pulang, sayang. Mama sangat merindukan kamu.” Marta mengusap foto itu lembut, perlahan air matanya kembali luruh, “Maaf, Mama belum bisa menjadi Mama yang baik buat kamu. Tapi, kamu harus tau kalau Mama sayang sama kamu. Walaupun kamu tidak lahir dari Rahim Mama, sungguh Mama nggak bisa hidup tanpa kamu.” Isakan terdengar sendu dalam kamar yang luas itu, “Mama harus apa, Ro?” Ucap Marta bermonolog sambil mengusap air mata yang menutupi pe
Bab Populer