Gairah Sopir dan Majikan
Irbapikobayangan priaarti tatapan teduh priapotongan pria kerengelang besi pria
"S-s-sumpah, Den! Tadi saya cuma keluar sebentar buat ambil berkas di mobil. Pas balik, pintu sudah diganjal dari dalem. Dan itu... liat di dinding itu!"
Arya menoleh. Di atas dinding kayu jati yang megah, tertulis sebuah kalimat kasar menggunakan spidol merah besar, kontras dengan wibawa rumah kolonial itu: MARUNDA SUDAH LUNAS. JANGAN CARI MACAN YANG SUDAH JADI ANGIN.
"Bajingan! Papa bener-bener mau ngeratain kita semua!" maki Arya. Ia memukul tembok dengan kepalan tangannya hingga buku jarinya berdarah.