Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MOIROE

MOIROE

PACK SETHMOLF Ukiran ini tertera dengan jelas di atas pintu masuk pack, sebagai penanda bahwa ini adalah wilayah teritori yang harus dipatuhi. Isaura sendiri ketika menatap ukiran ini merasa bahwa ingatannya kembali pada masa ketika ia memasuki Arkadia untuk pertama kalinya. Gerbang yang hampir serupa. "Selamat datang kembali di pack tempat kita tumbuh bersama, Isaura." Sambut Neo dengan merentangkan kedua tangannya dengan raut wajah bahagia.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 829 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
PESONA

PESONA

Tangerang, 26 Februari 2021 [][][][][][][][][][][][][][][][][][][][]
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

Tak ada ruang untuk bergerak. Pangeran Revan memejamkan mata beberapa saat sambil mendongak ke atas. Berharap pencerahan datang kepadanya. Ia sangat ingin untuk menggagalkan pernikahan tersebut. *** “Zebi zeni.. Runi Runi.. ” teriak Tengku kegirangan. Ia tak lain adalah bayi pangeran Kerajaan Niswa yang namanya telah disamarkan. “Besok Istana mengundang semua rakyat untuk menghadiri pesta pernikahan Putri Raja..” tengku melanjtkan kalimatnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

Tampar aja deh gue) Keheningan menyusupi kami berdua, hanya ada suara hembusan angin lembut menerbangkan rambut kecoklatan Rimba. Kedua alis coklatnya itu tertutup samar oleh poninya yang hampir mengenai mata beningnya, bibirnya merah jambu namun agak sedikit kering. Aku jadi ragu dia ini anak desa. Tapi sepertinya gadis yang kupandangi ini tak sadar, karena asyik menikmati cerahnya langit dan benda seperti permen kapas yang bergerak secara perlahan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Davira

Davira

Entahlah, Davira sedikit merasakan nyaman. Pete kembali dengan sebuah nampan yang tengah di pegang kedua tangannya. Nampan itu berisi dua gelas air mineral dingin dan juga setoples cemilan cookies kering rasa cokelat yang bertabur banyak coco chips yang melimpah di atasnya. "Minum dan makanlah, ini tidak ada racunnya." kata Pete setelah menaruh nampan itu ke atas meja. Davira mengangguk. "Oke, aku percaya. Kalaupun ada racunnya juga malah kau yang akan sangat repot."
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Badmilove 2

Badmilove 2

Irwan membelai pipi Naila pelan “Ayo kita keluar.” Naila membeku dengan apa yang Irwan lakukan barusan, jantungnya berdetak kencang dan pernikahan mereka yang tidak main-main ini mampu membuat Naila tidak berkutik sama sekali. Tersadar dari lamunannya saat kembali merasakan benda kenyal di bibirnya yang membuat Naila membelalakkan matanya, Irwan tersenyum kecil melihat reaksi Naila sambil merapikan penampilan Naila dengan mengikat rambutnya menjadi tapi.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Marinne's Wedding

Marinne's Wedding

Ia memang begitu; pria yang bisa ada dan tiada tanpa jejak. Dan tetap saja ia sempat mengusir istrinya dari kamar, padahal ia bahkan tak ada di rumah. “Brengsek,” gumam Marinne, lebih lirih daripada marah. Pagi datang seperti kabut — pelan, berat, dan tidak membawa kehangatan apa pun. Saat Marinne bangun, koper make-up-nya sudah ada di meja. Diletakkan rapi. Sangat rapi. Terlalu rapi.
596 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Tok Tok Mawar langsung tersentak, dia berlari menuju ranjang kembali, memposisikan nampan makanan di pangkuan seperti semula. "Berusaha untuk kabur, heh?" Mawar langsung mendongak dan menatap Nico dengan pandangan tidak bersalah. Nico berdecak melihat ekspresi itu, "ck. Kau lihat itu?" tunjuk Nico pada benda yang tidak asing di mata Mawar. "Cctv itu tersambung ke ponselku," ucap Nico sambil mengangkat ponselnya. "Apa-apaan kau, keparat!" Mawar sontak berteriak, kedua tangannya mengepal.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai mariposa 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status