Pesta Pembuahan
potongku mengusik rasa takjubnya terhadap buku.
“Ma—maaf, tapi buku ini …” Dia mendekap erat buku itu ke dada, membuatku dengki setengah mati, berharap aku bisa menjelma menjadi sebuah buku sekarang. “Sudah lama kucari-cari,” imbuhnya.
Dia kemudian kembali ke tempat duduknya dan aku menyusul duduk di sebelahnya. After Marriage, karya seorang penulis Indonesia. “Kamu suka cerita romansa?”