Selubung Memori
Firdaus Callistakering sudah air matakumadara aku hampir matisaat air mataku mengalirtangan di sayat berdarah
Tidak ada puing-puing di sekitarnya seolah reruntuhan itu bisa memiliki kesadaran untuk menghindari gelang.
Maka ketika gelang itu terlilit kembali di lenganku, warna merah membara berangsur-angsur kembali seolah aku bisa merasakan Lavi cemas di tempat yang tidak bisa kulihat. Warna merah yang memancar itu seperti merasa lega.
Aku segera berlari ke Mars, mendapati area asrama hancur total.
Venus bahkan sebagian runtuh seolah ledakan Mars ikut merobohkannya.
Beliebte Kapitel