Resep Rahasia Sang Pecundang
Tanpa berkata-kata lagi, ia bergerak.
Bukan dengan kepanikan, melainkan dengan ketenangan seorang grandmaster catur. Ia mengambil potongan daging sapi sandung lamur, kelapa tua untuk santan kental, dan segenggam besar rempah-rempah: cabai, lengkuas, jahe, kunyit, serai, bawang, ketumbar, jintan.
Di stasiunnya, ia tidak menyalakan kompor. Ia meletakkan wajan besinya di atas tungku. Ini bukan lagi sekadar kompetisi. Ini adalah ritual.
Capítulos em Alta