Terjebak Gairah Siluman
Lincoolnpuisi senja menjelang malamlirik sepohon kayu daunnya rimbunmenikungmu di sepertiga malamlirik sepohon kayu
Pria buncit itu terkekeh, matanya kini terang-terangan menjilati paha Wulan.
Darah Wulan mendesih. Kemarahan yang dingin dan tajam mulai menguasai kesadarannya. Ia kini paham mengapa aliran gairah hitam Mamat begitu kental, bahkan menyamai siluman seperti Tagor.
Pria itu bukan lagi manusia. Dia adalah predator yang memanen penderitaan perempuan untuk memuaskan egonya yang busuk.
Tekadnya kini sudah bulat. Mamat tidak hanya harus dikalahkan; energi kehidupannya harus direnggut hingga tak tersisa seujung kuku pun.