WARUNG TENGAH MALAM
Tiba-tiba
Adriaan sontak mundur beberapa langkah, dari tempat yang dia tunjuk, terlihat beberapa pasang mata berwarna merah, mata-mata itu berwarna terang, terlihat dari sela-sela pepohonan besar yang ada di sebelah Adriaan, mereka bergerak tidak beraturan, seperti mencoba keluar dari sela-sela pepohonan tersebut.
Amang yang tadinya terdiam pun sekarang ikut memundurkan langkah, mereka tak kuasa melihat kengerian beberapa puluh pasang mata yang mengelilingi mereka di hutan itu, mata-mata itu nampak marah, berwarna merah gelap. Juga terkadang taring-taring mereka terlihat dari kegelapan hutan.
HIHIHIHIHIHIHI
Bab Populer