Terjebak di Dalam Novel
Red Cherriessampai dirumah aku menangistertutup sudah pintu hatikukering sudah air matakutiba tiba terbangun dan jantung berdebar
Aku sudah selesai sarapan, dan itu tandanya aku harus menyambut hari menyebalkanku di sekolah.
Ya semoga saja tidak begitu menyebalkan.
***
Aku duduk di kursi ku sambil membaca novel yang kubawa dari rumah dan menyumpal telingaku dengan headset yang tersambung ke ponselku.
Aku selalu hanyut dengan bacaan yang kubaca, sampai-sampai tidak pernah tahu seperti apa situasi kelasku–atau lainnya–setiap kali aku membaca. Setiap aku ada masalah, aku selalu mengalihkan duniaku kepada novel. Karena itu membuatku sedikit lebih tenang, karena novel adalah dunia imajinasi tanpa batasan milikku.