Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

imbuh seorang Baroness—pasangan dari beberapa Baron. Albert, sang Duke hanya terdiam lalu menyeruput sebuah minuman warna ungu sembari mendengar dan terus menyaksikan bagaimana seorang penghianat itu dihukum. Meskipun banyak sekali Duke di kerajaan itu, namun kedudukan Albert paling tinggi diantara kaum bangsawan lainnya. Albert bahkan hampir memiliki gelar Lord, tapi ia masih belum semua kriteri, yakni memiliki kekuatan mengendalikan jiwa.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

"Lah kan memang Bapak saya gila. Jadi wajar dong namanya aja orang gak waras. Lha situ yang katanya waras menapa malah dateng ke orang pintar? Kan hanya orang-orang bagi yang datengin orang pintar? Keliatan banget bego tapi gak mau dikata bego." "Sialan kamu ya! Aku doain satu keluargamu gila semuanya! Dasar keturunan gilaaaa!" Bu Nuri terpekik sembari meraung-raung. Uang lima juta kini hanya menjadi serpihan kecil tak berbentuk akibat dibuat mainan oleh si Mbah dukun. "Dasar sinting!" Pria si anak Mbah dukun tasi pun pergi begitu saja karena kesal akibat sumpah serapah yang Hu Nuri keluarkan.
9.3106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

"Gak apa, Mah. Biar Naura di sini saja dulu. Nanti kalau Hasbi selesai, Hasbi antar ke dalam." "Baiklah." Ratri seperti menghargai kedatangan Mentari yang lain. Ia pamit menemui anak bungsunya yang merupakan pemilik restoran ini. "Hai, anak cantik. Namanya siapa?" tanya Cahya lembut. "Naura, Mamah." Rio dan Mentari kaget saat mendengar Naumi memanggilnya Mamah. Hasbi merasa tak enak dan mencoba menjelaskan pada anaknya itu.
20.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 661 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

Orang pintar rekomendasi May kali ini ada di pinggiran Plumbon, Porong. Namanya Mbah Pangat. Sebenarnya, belum terlalu tua untuk digelari Mbah. Mungkin belum ada lima puluh tahun, sekitar awal empat puluhan. Mungkin itu sudah menjadi keharusan, kode etik dalam dunia perdukunan dan perklenikan. Walaupun setengah baya tetap harus dipanggil, Mbah, agar perbawanya terpancar secara adiluhung.
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Sang Junjungan

Sang Junjungan

Mas Gondo melirik dengan sudut matanya lalu berkata dengan suara datar, "Itu tanda kamu adalah bagian dari kami. Orang-orang terpilih. Sudahlah Di, terima saja dari pada nasibmu berakhir tragis seperti Edo salah satu staf. Dia menolak bergabung. Kepalanya pernah kamu lihat di ruangan di pabrik yang digenggam patung junjungan." "Itu salah satu yang ingin aku tanyakan. Siapa dimaksud junjungan, Mas?" Mas Gondo menarik napas panjang lalu berkata, "Dia salah satu makhluk terkuat di muka bumi. Dewi dari bangsa luar. Memberi kehidupan serta kekayaan bagi pemuja yang mengumpulkan jiwa-jiwa untuk dirinya." "Wanita cantik yang terkadang berwujud berkepala kuda, itukah dia, Mas?"
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Mba Nung yag biasanya duduk diam di samping tempat tidur di mana majikannya dibaringkan, kini ia mencoba bicara dengan suara bukan di telinganya “ Ibu Olive, ini Mba Nung. Bu, yang selalu rutin tengok Ibu dan jaga di depan kan, saya. Ibu, ini udah hari ke 38. Ibu, emang ngga pingin temenin Bapak? Sendirian tidur di guest house, loh? Bapak di Pekan baru ini cuman sampai hari ini dan besok, Bu. Ibu ngga pingin jalan-jalan bareng Bapak sama Adek Eif? Mumpung pada ngumpul di Pekanbaru. Ibu, mendingan cepetan bangun, deh,ya. Ibu kelamaan tidur’’
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Dunia seperti berhenti sejenak. Aidan mencengkeram ujung kursi. Punggung bajunya basah oleh keringat. Ia menatap pria itu, mencoba mengenali siluet dingin yang baru saja melangkahi tawarannya seperti seseorang yang menginjak dedaunan gugur tanpa menoleh. “Siapa lagi itu?” gumamnya, lirih. “Mahesa... Pradana. Presiden Pradana Group,” jawab temannya, nyaris berbisik. “Dari Kebayoran Baru.”
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Istri Kontrakku Ternyata CEO Kaya

Istri Kontrakku Ternyata CEO Kaya

Entah mungkin lahirnya malam hari makanya di namakan Malam. "Loh la sampean kok Mbah yang julid, memang kalau orang miskin selamanya miskin gitu. Mbah dunia berputar, yang miskin bisa jadi kaya dan sebaliknya," jawab Nur yang langsung aku ancungi jempol. "Pintar!"pujiku. "Ah mboh, ayo pak Mu kita pulang. Dasar anake Darti memang kurang didikan. Nek ngomong do gak duwe sopan."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Suamiku Mabuk JANDA Kaya Raya

Bab 2. Melihatnya bercinta dengan wanita lain. ***** "Ma, bagus banget tempat ini?" Decak kagum Shinta kagum dengan tempat yang ku datangi saat ini. "Iya ma, aku belum pernah datang kesini, ma" mata Rama tampak berbinar. "Hmmm,,, " ada seseorang yang berdehem. Sontak aku menoleh kesumber suara.
868 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai mbah nun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status