Awan Tenang, Angin Membawa Cinta
Hening dan sepi, hanya menyisakan Wulan seorang diri.
Sepuluh menit kemudian, ponselnya bergetar.
Sebuah pesan masuk dari akun bernama “Maya Happy”.
[Meski kepalamu dijahit tiga puluh jahitan, dan mata kananmu buta… lalu kenapa? Aku bahkan nggak perlu menangis, dia sudah langsung lari mencariku.]
[Wulan, aku pergi beberapa tahun, lalu kembali dan hanya bilang aku ingin mengandung anaknya, dan dia langsung setuju. Kau pikir, mungkin nggak sih dia nggak mencintaiku?]
Bab Populer