Pria Alfiyah
Tanya perempuan itu, Iklil menggaruk tengkuk yang tidak gatal sama sekali itu.
"Hm, maaf Mbak, Saya salah orang."
"Ouh tidak apa-apa, Mas. Mas pasti sedang mencari istri Mas, ya?"
"A--apa? Istri? Saya masih kuliah, Mbak. Belum punya Istri,"
"Atau, Mas lagi memikirkan pacar, Mas, ya?"
"Huuss, Mbak ini. Kan di dalam Islam tidak boleh pacaran." Pipi Iklil memerah, mengapa ia malah memikirkan Aini, yang jelas-jelas bukan mahramnya.
Chapitres populaires