Jika Aku Membuang Bapak
Mustaciscerita dewasa bapakistri menangis karena mertuacerita pendek tentang ibucerita dewasa bapak mertua
“Terima kasih, Bu.”
“Kagak apa-apa, jangan sungkan. Kita di sini saling membantu. Kalau mau makan, noh! Di warungnya Mpok Miyem aja. Di sana harganya murah dan porsinya banyak bener!” Pemilik kos yang memperkenalkan diri sebagai Mpok Jiah itu memajukan bibir ke luar pagar, pada bangunan kecil yang atapnya sangat berkarat.
“Pasti, Bu.”