Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Suamiku Bukan Petani Teh Biasa

Selama berbicara Tinah meracik teh untuk majikan mudanya. "Coba minum teh ini, Mbak. Pasti nikmat dan segar karena berasal dari kebun teh sendiri." Tinah meletakkan secangkir teh yang masih mengepulkan asap di hadapan Lara. "Terima kasih, Nah." Lara mendekatkan bibirnya pada birai cangkir. Menghirup aroma segar serta meniupnya beberapa kali. Setelahnya Lara meneguk dengan nikmat, tatkala hangatnya teh mengaliri tenggorokannya.
1043.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 869 Beses bilang my tea
Read
+Library
Ibu Pengganti 1 Miliar untuk Anak Pewaris

Ibu Pengganti 1 Miliar untuk Anak Pewaris

tanyanya. Aleena hanya mengangguk kecil. "Iya, Nyonya." "Bagus," jawab Camelia. "Sekarang tuangkan tehnya untukku." Dengan perlahan-lahan, Aleena menuangkan teh yang ia buat ke dalam cangkir kecil. Wajah Camelia berseri-seri. Ia tersenyum saat menghidu aroma wangi teh chamomile favoritnya. "Hmmm ... kau yang membuatnya?" tanya Camelia setelah ia menyeruput teh yang Aleena seduhkan.
10132.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.0K Beses bilang my tea
Ipakita ang mga Review (25)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Te Anastasia
Halo teman-teman, jangan lupa mampir ke NOVEL TERBARU author, Berjudul : Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam ikuti keseruan kisah romansa Gerald Gilbert dan Giselle Marjorie, yaaa.. terima kasih(⁠◕⁠ᴗ⁠◕⁠✿⁠)(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
Basahin ang Lahat ng Review
The Caliph

The Caliph

“Apakah ini waktu yang tepat untuk sedikit selingan?” Malikha muncul dari balik pintu membawa dua buah cangkir dan sebuah teko. “Mungkin ini bisa mencerahkan pikiranmu.” Katanya lagi. “Oh, terima kasih. Apa yang kau bawa itu?” tanya Rais. “Racikan daun teh yang diambil dari pegunungan. Aku menyukainya sejak pertama kali ia menyentuh lidahku.”
9.75.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 131 Beses bilang my tea
Read
+Library
Skandal Panas Sang CEO

Skandal Panas Sang CEO

Tidak ada yang bisa menebak hal itu kapan terjadi dan bagaimana hal itu bisa terjadi, karena yang jelas Ramon sudah dilatih untuk tidak pernah percaya pada siapapun di sekitarnya. “Teh yang sangat lezat. Aku sepertinya akan mulai mengkonsumsi teh cina ini setiap hari,” puji Ramon yang merasakan bahwa teh cina memang lebih nikmat dari pada teh melati yang biasa dia minum setiap hari. Tentu saja, meskipun hanya teh melati, itu bukan teh melati biasa.
10380.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 8.0K Beses bilang my tea
Read
+Library
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Tekita?” “Itu mah teh! Mana ada teh yang minuman keras.” “Kali aja sekarang ada produk baru yang versi alkoholnya.” “Jangan maksain ah. Pokoknya gitu deh, namanya Tek – apa gitu.” “Oooo Tequila?” “Yaaa, tu dia. Pinter juga Mama. Koq bisa tau minuman itu. Kirain taunya teh botol atau kopi tubruk.” “Sembarangan.” “Setelah itu abis diminum, eh dia juga pesan yang lain, Mama. Dia pesanya we.... we....”
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 405 Beses bilang my tea
Read
+Library
MEREBUT HATIMU

MEREBUT HATIMU

angguk Anisa, "Aku minim, ya," "Oh harus dong," ujar Tony tersenyum. "Anisa mencicipi teh tarik ala Cafe Santai Tapi Sopan. Hem segar dan manis serta aroma tehnya tak hilang walau mendapat sentuhan lemak susu coklat. Tony terpanah menatap Anisa, hingga terlupa untuk menikmati segarnya teh yang secara tak sengaja memang kesukaannya. Anisa memandang Tony, "Kok nggal diminum?"
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang my tea
Read
+Library
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Tamara masih tetap di tempat tidur, tapi dia terlihat ingin muntah beberapa kali sebelum akhirnya dia kembali tenang. “Minuman apa ini? Kau membuatnya dari apa?” tanya Tamara benar-benar merasa terganggu dengan kehadiran aroma teh ini. “Ini teh chamomile, teh kesukaanmu, Amore.” “Ha? Kenapa baunya seperti ini?” “Memangnya baunya seperti apa?” Trevor yang terheran-heran sedari tadi pun menghirupi aroma teh itu. “Sama saja seperti biasa. Sama harumnya,” ujarnya lagi berusaha meyakinkan Tamara.
10283.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10.5K Beses bilang my tea
Read
+Library
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

“Duduk, Mbak. Ada paiku yang udah mateng nih. Mbak mau teh, kopi, atau jus?” “Mm….” Athalia sudah belajar kalau keluarga Tanaka ini sangat suka menjamu tamu. “Teh aja kalau nggak repot, Mei.” “Nggak repot dong, Mbak,” sahut Meisie yang puas karena tawarannya tidak ditolak Athalia. “Sebentar ya, ada chamomile tea yang sering dibeli Bang Asa kok.” Senyum mengembang di wajah Athalia. Chamomile tea adalah teh yang setiap hari dibawakan Asa untuk Athalia. Kata Asa, chamomile tea selalu mengingatkannya akan pertemuan pertama mereka.
4.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang my tea
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Book Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang my tea
Read
+Library
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Aku ingin bertanya pada Tanka tentang khasiatnya, tapi sepertinya tidak perlu bertanya pada Tanka karena Arvena menjadi bersemangat setelah mendengar harganya. Ah, ya, semua manusia adalah budak uang. Uang adalah kebutuhan, yang membedakan adalah hati sang budak. “Teh ini memiliki khasiat menenangkan mirip seperti teh kamomil tapi bukan membuat mengantuk, teh ini kebalikan dari teh kamomil, Tuan Akion.” Aku memandang teh yang tinggal sedikit di dalam gelasku. “bagus sekali.” Kebetulan yang sangat baik, karena aku memang ingin terlihat sangat segar hari ini.
9.883.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang my tea
Ipakita ang mga Review (42)
Read
+Library
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status