Hello, Nanny!
Yuli F. Riyadicerita sekretaris cantikcerita sekretaris penggodacerita sekretarisceo ganteng indonesia
“Saya Wima, teman Kalla.”
“Hai, saya Kiana.” Menyambut tangan Wima, Kiana melirik Kalla yang mendadak tidak sumringah lagi. “Yakin nih cuma teman?”
“Doakan bisa lebih.”
Wanita hamil itu terkekeh. “Semangat kalau begitu. Uhm Kalla, aku ke sana dulu ya. Suamiku bisa khawatir kalau aku pergi lama. Besok datang aja, prosesinya pas sunrise. Reyga, Cade, Cecilia, pasti bakal nyambut kamu banget.” Sebelum pergi, Kiana menepuk pelan lengan Kalla, lalu berbisik. “Kael udah gede, dia ngarepin nanny-nya yang cantik kembali.”
Beliebte Kapitel