The Coven
Tapi Mandy sama sekali tidak takut dengan apa yang ada di hadapannya sekarang.
“Wanna play with me?” ucap Mandy diakhiri dengan cekikian ringan.
Mandy mulai memainkan jari-jarinya. Dua mayat yang terbaring itu perlahan bangkit di posisi duduk. Perlahan dua mayat itu berdiri, bertumpu pada dua kaki mereka. Berjalan, seperti zombie, dengan lambat. Mandy masih memainkan jari-jarinya, mengendalikan dua mayat yang ada di hadapannya. Yah, harus kuingatkan jika elemen gadis satu ini bukan hanya trik dan tipu daya, tapi juga necromancer. Elemen yang identik dengan tumbal dan mayat.
Hot Chapters