Terpaksa Menikahi Janda
Tepat pukul sebelas siang acara akad nikah sudah selesai di laksanakan dengan lancar bahkan aku mengucapkan lafaz ijab kabul dengan sangat baik tanpa kendala apa pun, ini sungguh aneh, baru kemarin sore aku merasa kegirangan terlepas dari penjara paman Sam, pagi harinya dunia mendadak kiamat saat mendapati diri ini harus bertanggung jawab dengan sesuatu yang tidak kulakukan.
Jamilah duduk di sampingku memakai baju kebaya berwarna putih dengan rambut yang di sanggul bak pengantin sesungguhnya, wajahnya hanya menunduk, entah apa yang sedang di pikirkan wanita itu, tatapanku tajam menelisik penampilannya yang sesaat lalu menghipnotisku sesaat, bahkan diri ini sempat terpana melihat Jamilah deng