Cinta yang sudah tidak aku inginkan
“Kau hanyalah alat balas dendamku, Vera, dan sebelum aku benar-benar selesai menghancurkanmu, aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi.”
Ia berdiri, melangkah mendekat kearahku. Bayangannya bergerak menelan tubuhku dengan cepat.
“Jadi.. berhentilah memikirkan pria lain, mengerti? Karena kau masih harus menjadi alatku.”
Aku menutup mataku perlahan, membiarkan keputusasaan meresap lebih dalam ke pikiranku.
“Alat,” ucapnya pelan, nyaris seperti bisikan terakhir, “yang diciptakan oleh ayah dan ibumu… untuk aku hancurkan sedikit demi sedikit.”
Bab Populer