Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KURENSIA

KURENSIA

pinta Agarish “Eh, kenapa?” “Saya pengen tahu,” “Gak sibuk?” “Untuk mu gak ada yang sibuk.” “Oke deh, nanti aku kab-eh aku kan gak punya nomber Om.” Agarish mengeluarkan ponsel nya dari saku celana nya. “Ketik nomber mu,” suruh Agarish Aira menerima ponsel Agarish, dan mengetik nomornya. “Sudah.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Perang Terkuat

Sang Dewa Perang Terkuat

Mereka menggunakan baju khusus dengan nomor di bagian dada mereka. Riley melihat dirinya di cermin dan berkata, "Riley, lakukan yang terbaik." Alen sontak bertanya, "Kau dapat nomor berapa?" "1104," jawab Riley. Alen menunjukkan miliknya, "Aku 1103." Diego ikut unjuk jari, "1102 di sini." Ketiganya pun menoleh ke arah James yang dengan malas menjawab, "1101."
9.6186.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Zila Aicha
Hello, berhubung novel ini menempati rank 1 dalam sebuah kompetisi di Goodnovel, pihak GN memberi total 1000 koin untuk para pembaca setia dibagi buat 4 Readers, @250 koin. Caranya sangat mudah, cukup sebutkan alasan kenapa Readers membaca buku ini dan DM ke Instagram Zila : @zila.aicha25
Anton Tan Acong
gimana mau naik ratingnya dan bersaing klo update aja suka2 hati gini thor. liat aja sendiri novelnya udah cukup lama tapi nilainya sampai saat ini blm dpt rating novelnya itu dikarenakan pembaca malas kasih rating dan gems dikarenakan updatenya tidak sesusai dengan keinginan pembaca
Baca Semua Ulasan
Istri Simpanan Sang CEO

Istri Simpanan Sang CEO

Intan pamit masuk sebentar, karena dia hanya sedang konsultasi dengan dokter kulit. Ahem duduk di dalam mobil sambil bermain ponselnya. Ishita sedang izin keluar ke kator pos untuk mengirim barang buat Ririn. Karena hari ini dia sedang berulang tahun. Tapi dalam perjalanannya dia mendapati mobil putih dengan plat nomer yang sangat dia hafal "...1717..."
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
PENJARA HATI MAFIA

PENJARA HATI MAFIA

Rin menangkap jelas ringisan kesakitan Ron yang sedari tadi memijat-mijat punggungnya. "Kau baik-baik saja?" tanya Rin cukup cemas pada Ron. "Apa aku terlihat baik-baik saja?" sinis Ron kesal. Rin membantu Ron duduk di kasur empuk, kemudian gadis itu membuka kaos yang menutupi punggung Ron untuk memeriksa luka pria itu. "Punggungmu terluka Ron!" ungkap Rin agak panik saat melihat luka memar di punggung Ron yang sudah membiru.
106.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
Sentuhan Cinta

Sentuhan Cinta

Sorot mata Ririn yang penuh dengan kekesalan, dicampur rasa cemas yang mendera dirinya ini selama berhari-hari. Ririn yang sudah menghidupkan ponsel dan memasukan kartu barunya, dengan tangan Ririn sibuk mencari sebuah kertas yang pernah diberikan sama Ares untuk dirinya. Kertas dimana nomer Ares berada. "Dapat." Ririn yang semakin bersemangat, karena sudah menemukannya. tet tet tet. Ririn menekan nomer sesuai dengan urutan nomer yang tertera dikertas ini.
9.986.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

“Itu edisi terbatas. Di solnya ada nomor urut pembelian. Aku dapat nomor tiga di seluruh dunia.” “Kayak sepatu Mas Kanzu ini,” sahut Mbak Heni. “Serius?” Satria menatap Fran. Fran mengambil sepatunya dari lemari. “Aku dikasih nomor dua sama Mas Kanzu.” “Apa? Kamu yakin bukan palsu?” “Saya telpon ke Mas Kanzu, untuk klasifikasi nih, Pak ...,” ujar Fran sembari merogoh ponsel di saku celananya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Pramuniaga mengenakan sarung tangan satin berwarna putih sebelum membuka kotaknya, memberi kesan eksklusif yang luar biasa. “Silakan,” katanya pelan. Begitu kotak itu terbuka, mata Lura langsung membulat. Ia terpana. Pin dasi yang ditampilkan memiliki desain yang sangat berbeda dari pin sebelumnya—lebih tegas, maskulin, dan kuat. Bentuknya ramping, sedikit memanjang seperti bilah kecil, dengan aksen titanium matte dan satu garis tunggal dari emas putih yang membelah bagian tengah secara vertikal. Di ujungnya, terdapat titik obsidian yang diukir membentuk simbol tak terlihat oleh mata awam, tapi memberi kesan misterius sekaligus mengintimidasi.
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Dia menggigit bibir bawah untuk mengalihkan rasa nyeri yang menghantam bertubi-tubi. Denting lift menyadarkan Rinai pada rasa asin di lidahnya. Dia tak menyadari menggigit bibir terlalu keras hingga berdarah. Dia melihat Reinart dan Amanda ikut keluar dari lift. Rinai ragu apakah mengikuti apa tidak. Lagi-lagi dewi fortuna berpihak padanya. Ada sekitar empat orang ikut keluar. Dia mengekori di belakang. Dari sudut matanya menangkap nomor 109 di pintu bercat cokelat tua. Dia membiarkan kedua orang itu masuk agar bisa menangkap basah.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
VIGILANTE

VIGILANTE

seru Gin karena merasa terganggu dengan suara bel rumah yang terus berbunyi. “Okey okey,” ucap Yuri atau yang biasa dipanggil dengan nama Rin. Ia baru saja selesai mewarnai kukunya. Rin menggunakan celana pendek dan kaos ketat, sehingga lekuk tubuh proporsionalnya terlihat jelas dan siapa pun pria yang melihat Rin sekarang ini pasti akan bersemangat di pagi hari.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Tim A: 7, 17, 27, 47, 57 Tim B: 52, 3, 12, 61, 32 Emm, tunggu dulu. Ahram nomor berapa ya? Maehwa buru-buru menoleh ke layar, matanya menyapu daftar nomor di tim A dan B untuk kelompok PHAGOUSA. Celaka! Ahram nomor 61. Alias berada di tim B.
299 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai nomor punggung itoshi rin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status