Janda Tapi Perawan
Aira kemudian duduk dengan tenang di meja makan, diikuti oleh Jati.
"Nasi rendang!" seru Aira antusias sesaat setelah membuka tutup kotak nasi.
"Iya, aku tidak sengaja melewati restoran Indonesia. Seingatku, kamu suka nasi Padang," tutur Jati.
Aira tersenyum tipis. "Seandainya perhatian semacam ini Kak Jati berikan saat kita menikah dulu," gumamnya.
"Aku juga sangat menyesal, Ra. Seandainya kamu bersedia memberiku kesempatan kedua, aku bersumpah tidak akan menyia-nyiakannya," kata Jati bersungguh-sungguh.