Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Menantu Terkuat

Sang Menantu Terkuat

"A-apa ini? Kenapa orang-orangku bisa kalah darinya?" Haven tersenyum menyeringai, dia mendekati Storm. "Kau telah bermain-main denganku, Tuan Storm." Haven menghantam wajah Storm berkali-kali, lalu menggenggam telapak tangan kanan Storm dengan keras. "Kau hampir melecehkan gadis tak berdosa." "Siapa kau sebenarnya? Beraninya ikut campur urusanku." Storm menggertakkan giginya.
7.1103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai one piece storm
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Monster itu hanya menoleh perlahan dengan gerakan yang santai dan menatap Storm dengan tatapan bingung, seolah heran mengapa makhluk kecil itu berusaha mengganggunya. Cahaya merah yang menakutkan berkedip-kedip di matanya yang besar. "Sialan! Apa monster ini sebenarnya?" Storm benar-benar panik total. Tangannya gemetar hebat dan senapan mesin berat M134 Minigun terjatuh mengenai kakinya, membuatnya meringis kesakitan yang luar biasa. Namun pada saat ini dia benar-benar melupakan rasa sakit fisik dan lupa untuk melarikan diri.
9.672.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai one piece storm
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Made pun terhuyung ke samping, dan menabrak meja teras. Brakhh..! Made tersungkur jatuh. Sementara sesaat lagi, karambit itu hendak menyobek lengan Shinta. Namun... Tagghhh...! Sebuah lesatan kecil menghantam genggaman karambit di tangan Storm. “Arrghss...!!" Klontaang..! Storm berteriak sakit dan terkejut luar biasa. Sebuah cuilan genteng glossy, nampak menancap setengah di punggung telapak tangannya.
9.962.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai one piece storm
Baca
+Pustaka
Kesepakatan Balas Dendam

Kesepakatan Balas Dendam

tanya Sean menatap Storm. "Jangan sombong anak kecil. Kamu bisa selamat sampai detik ini karena orang itu. Jika saja ada satu kesempatan di mana orang itu tidak melihat lagi ke arahmu, maka nyawamu akan ada di tanganku. Aku akan membunuhmu dan mendapatkan apa yang aku mau," jelas Storm dengan mata membulat.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai one piece storm
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status