Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

Di sana, Elang cukup menarik perhatian para pelayan toko dikarenakan Gian. Setelah memilih beberapa cat food basah dan snack-nya sekalian, Gian pulang ke rumah kosong. Pada sore harinya, mendadak saja ada pesan di akun I* dia. “Hm? Apa ini? Hitech & Human? Dari Amerika?” Kening Gian berkerut.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
MENJADI SAINTESS TERHEBAT

MENJADI SAINTESS TERHEBAT

tanya Eden sambil memandang kami dengan wajah jengkel karena penampilan kami yang lecek dan kumuh ketika matahari sudah tinggi. “Eden … kamu masuk kamar tanpa mengetuk lagi? Apa kamu tidak takut jika kamu masuk sementara kami sedang melakukan sesuatu yang pribadi?” tanya Raja Edgar. “Jika kalian membuatku menyaksikan sesuatu yang mengotori isi kepalaku, maka aku akan menarik Ibu agar tidur di kamar yang terpisah,” jawab Eden. “Dasar tidak sopan. Meski ia adalah Ibumu, ia lebih dulu menjadi istri Ayah. Jadi kamu harus berhati-hati saat berbicara,” balas Raja Edgar.
9.828.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Karma Terbalut Cinta

Karma Terbalut Cinta

“Jangan tersinggung Nona, Cuma kata orang tua gak baik anggurin makanan begitu.” Pria bernama Edgard ini tersenyum dengan mulut yang masih penuh dengan makanan. Wajahnya cenderung ke oriental, mata yang agak sipit, kulit putih, hidung mancung dan bibir yang tipis. Aku bisa bayangkan jika dia wanita pasti penampilannya sangat cantik. Ehhhem … aku hanya tak ingin bilang secara langsung jika dia pria yang tampan. “Ok baiklah.” Entah bagaimana caranya senyumnya yang terlihat lucu itu mampu menghipnotisku untuk menurutinya makan bersamanya.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
IBU SUSU UNTUK ANAK KONGLOMERAT

IBU SUSU UNTUK ANAK KONGLOMERAT

Seorang pria datang dan mengajak Nadin berkenalan. “Saya Edo,” ujar pria itu. “Nadin!” jawab Nadin. Mereka berdua pun terlibat obrolan, dengan ditemani minuman. Mereka langsung dekat begitu saja, walau pun baru saja berkenalan. Terlalu banyak minum, Nadin pun mabuk cukup parah. Hingga diam-diam Edo membawa Nadin ke suatu tempat. Lina dan Kia tidak menyadari itu, saking asyiknya mereka berjoget.
9.826.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 963 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Jerat Manis Istri Siri

Jerat Manis Istri Siri

gumamnya malas sambil mencari posisi nyaman lagi. Lana menghentikan gerakannya sejenak, lalu menatap Reyner dengan serius. "Mas, Eden ini perempuan dan Arlo laki-laki." "Ya, terus maksudnya apa? Apa hubungannya?" tanya Reyner bingung sekaligus sedikit kesal karena tidurnya terganggu.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Edo merasakan matanya memerah, di bawah meja, Arra mengelus pahanya dengan begitu lembut, tujuannya sih untuk menenangkan Edo, bukan untuk yang lain-lain. “Hidupnya lebih keras dari apa yang ada dalam bayanganmu, Do.” guman Adnan getir, haruskah ia menceritakan semua perjalanan hidup Redita? Dan kalaupun Adnan ceritakan, apakah si sulungnya itu akan percaya?
9.9265.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Abang Boss

Abang Boss

Satu kain berwarna ungu menarik perhatian Arinda dia berjalan mendekat dan penasaran dengan kain itu namun sayang, sebelum tangannya menggapai gumpalan kain berwarna ungu itu Ed keluar masih menggunakan boxer dan menginterupsi Arinda. "Stop ! Jangan sentuh apapun." Arinda menutup matanya karena celana boxer yang Ed gunakan sangat pendek. Pipinya bahkan sudah memerah karena malu, tubuh Arinda juga berdiri tegap dengan kaku. Dia mendengar Ed berdecak juga mengumpat dalam bahasa luar.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Teriak Hae-rin Wanita itu merasakan sakit yang luar biasa saat kekutan ekor miliknya masuk ketubuhnya, rasa sakitnya melebihi saat ekornya dipotong waktu itu, "Sayang kamu tidak apa?" "Jin Woo aku tidak sengaja melakukannya, aku merusak ini" ucap Hae-rin bergetar dengan mata berkaca-kaca Kang Jin Woo menganggap Hae-rin merasa bersalah karena secara tidak sengaja merusak salah satu benda kuno milik keluarganya itu, nyatanya wanita itu sedang menahan sakit yang luar biasa, "Aku tau, lihat tangan kamu berdarah sayang, ayo kita obati dulu tanganmu"
10569 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai orang edan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status