Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Dia mengenakan topi itu di atas kepala untuk menghalau panas sinar matahari di atas sana. Udara di luar sangat panas akibat adanya tiga matahari bersinar secara bersamaan. Saking panasnya suhu di tempat itu, langit di atas sana tidaklah sebiru seperti langit di dunia luar, warnanya oranye kemerahan yang mengingatkan Orion pada nyala api. Anehnya, monster tumbuhan raksasa di tempat itu bisa beradaptasi dengan baik. Mereka tumbuh besar, bahkan Orion menemukan salah satunya memiliki bunga raksasa yang mekar dan berwarna ungu kemerahan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
SUNNY

SUNNY

"Namamu... Kamu belum memberi tahu siapa namamu" "Oh sorry. Aku..." Aku mencoba mencari nama yang bisa aku gunakan untuk nama samaran. Ku edarkan pandangan ke sekeliling. Terlihat taman bunga matahari di luar jendela. "Namaku Sunny". Berkebalikan dengan nama asliku. Mungkin saat aku lahir semua orang menangis karena kehilangan makanya namaku Rainy. "Sunny? Nama yang indah" aku hanya tersenyum.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Koper Merah di Kamar Mertua

Koper Merah di Kamar Mertua

Sebuah testpack berwarna pink dengan dua garis merah yang tercetak di salah satu ujungnya. Kini Orion sadar ia tidak akan bisa lepas dari Ulfa.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Lahirnya Pengendali Orion

Lahirnya Pengendali Orion

Dari celahnya, sesuatu melayang keluar—sebuah orb kecil, berwarna oranye, berkilau seperti bintang yang diturunkan ke bumi. Orb itu berputar pelan di udara, memancarkan cahaya lembut yang menerangi seluruh gua. Adam terperangah. “Astaga…” “Orion,” ucap Nuada dengan penuh hormat, suaranya nyaris seperti bisikan doa. “Jantung cahaya Oishin. Simbol garis darahmu. Dan saksi sumpah yang tak bisa dihapus.”
10832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Red Clock

Red Clock

Meihat pria tampan mengayunkan tangannya di udara tipis dan menjathkan orang itu hingga babak belur, orang-orang tadi tidak berani mentap pria tampan itu. “Singkirkan mereka semua, jangan sampai aku melihat mereka lagi.” Iris mata merahnya menyala, sebuah emosi kejam haus akan darah menakuti orang-orang disekitarnya, dan teriakan-teriakan momohon ampunan mengoyak telinga siapapun yang mendengarnya. Tetapi pria tampan itu hanya tersenyum kotor menikmati itu semua. Tangannya menyelinap menyentuh cicin yang ada di jari manisnya. Perlahan senyuman kejam tergantikan dengan kelembutan, mata merah itu memudar dan menampilkan mata indah seperti lautan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Scarlet

Scarlet

Aroma lautan yang asin dan amis masuk ke hidungnya. Scarlet berdiri memandang ke hamparan gelombang laut yang gelap, mendengar desis air laut yang mengikis bebatuan di pinggir laut itu. Sementara agen wanita itu sedang mengotak-atik pelat nomor kendaraannya, menggantinya dengan pelat nomor kendaraan yang baru. Setelah selesai dengan aktivitasnya, wanita itu membuka bagasi mobilnya lagi dan mengambil dua botol whisky. Ia berjalan mendekati Scarlet dan melemparkan pelat nomor yang baru saja dia lepaskan dari mobil ke arah laut.
106.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai orange stars
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Dreamer Queen
Aksi yang menegangkan dari seorang agen bernama Scarlet. Seksi dan juga penuh taktik. Sempurna untuk seorang agen. Aksi yang mendebarkan. Penulis membuat adegan yang sanggup membuat para pembaca terbawa suasana dan berasa berada di dalam cerita. KEREN, REKOMENDASI. Di tunggu kelanjutan babnya, Kak.
Queen yu
Scarlet itu aku, yang seksi nan bahenol😂😂 Aku keren loh, tapi boong😂 Ceritanya bagus banget, nyesel yang gak baca ni novel... Bagusnya minta ampun, Scarlet keren lagi😍😍 Semangat ngetik nya kak, aku tunggu bab selanjutnya❤❤
Baca Semua Ulasan
PENGGARIS SEGITIGA

PENGGARIS SEGITIGA

bisik Selena sambil membalas senyuman Raymond. Dan mereka berdua pun tersenyum bahagia. Di antara janji selamanya, sore itu, matahari bersinar dengan indahnya. Orange kemerahan, menghangatkan hati. Orange kemerahan, tanda siang yang berubah menjadi malam. Dimana bintang dan bulan bersinar begitu indahnya, mewarnai hati setiap orang yang melihat. -TAMAT- Versi Selena Raymond
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Oraclis itu sendiri memiliki bingkai coklat tua dengan tekstur seperti kulit kayu dan bulu-bulu halus di bagian dalam bingkai. Di bagian bawahnya, terdapat sebuah nama: Hidden World of Owls Oracle. Di sisi lain, Lala melihat Oraclisnya dengan mata berbinar. Oraclis itu memiliki gambar seorang anak muda berdiri di tepi hutan musim gugur. Di depan mereka, seekor rubah merah dengan mata bijak dan bercahaya berwarna batu bata muncul dari kabut pagi, seolah-olah sebagai penunjuk jalan, dengan latar belakang pepohonan dengan warna api jingga-merah. Bingkainya adalah sebuah kulit kayu birch dan bulu burung yang terjalin, terasa alami dan liar.
459 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai orange stars
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status