Jerat Pemikat
“Ke mana? Ada pamit sama elo? Gue dan elo sahabat sejak masih upilan sampai ingusan, dari rambutnya atu ke rambutnya ubanan, masa sih dia nggak pamitan sama kita?”
“Lo aja, gue mah dipamitin. Cuma ya … memang dia nggak kasih kabar setelah malam itu.”
“Bentar bentar, dia kenapa? Pamit ke mana?”
Asma diam, lalu menarik napasnya kasar. Aku melihat dia tahu sesuatu tapi nggak cerita sama aku. Aku pun menanyakan berulang kali, dia jawabannya ragu.
Bab Populer