Jangan Baca Novel Ini!
"S-saya... saya cuma menebak, da-dari muka Bapak yang... yang kayak orang kesakitan, bukan kayak orang yang lagi keenakan."
Jawaban polosku itu membuat pertahanan diri Pak Argan seolah runtuh sedetik. Bahunya turun sedikit, dia menghela napas panjang dan kasar, lalu duduk di kursi plastik kecilku yang berdecit protes menahan berat badannya.
"Kamu tahu apa itu hiperseksualitas, Nara?" tanyanya tiba-tiba.
"Tahu, Pak. Kan Bapak yang nyuruh saya cari jurnalnya kemarin. Itu kelainan di mana seseorang punya dorongan seksual berlebih yang sulit dikontrol."