Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Ular Emas

Pendekar Ular Emas

ucap ular itu yang sudah terlanjur kesal. Ia akhirnya memperkenalkan dirinya sebagai sang dewa ular, Long Wang. Ia dijuluki sebagai nenek moyang para ular dan menjadi salah satu peliharaan atau wahana para dewa nirwana. Kesaktiannya tidak perlu ditanya lagi. Ia sangat sakti hingga dijuluki Dewa Ular Emas. "Oh, begitu." Pemuda itu sama sekali tidak terkesan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Tanpa Pangeran Daha sadari, tiba-tiba dari lengan Pendekar Gledek keluar seekor ular merah sebesar jempol dan cap…langsung menggigit lengan Pangeran Daha, hingga pemuda ini kaget bukan main. Pangeran Daha sampai melompat sangat tinggi dan bersalto berkali-kali, baru turun lagi ke tanah. “Siapakah kamu orang tua,” tegur Pangeran Daha, kaget sekaligus menahan kemarahan, tak menyangka si kakek ini menyerangnya dengan seekor ular merah. “He-he-he…Daha, Pangeran Daha, kamu pasti anaknya si Prabu Japra, Pendekar Bukit Meratus!” kata Pendekar Gledek terkekeh.
9.645.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar Naga Hitam

Sang Pendekar Naga Hitam

kata ular itu. Aryo Guntur terkejut karena ular hitam besar itu ternyata dapat berbicara. "Siapa Kamu sebenarnya?" tanya Aryo Guntur. "Aku Sanca Ireng. Aku adalah raja ular penguasa gunung merapi" sombong ular Sanca Ireng. "Penguasa gunung merapi jadi kamu yang memberikan kekuatan api hitam ini padaku?" tanya Aryo Guntur lagi.
9.670.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
PERAWAN TUMBAL PESUGIHAN PANGERAN DAYU

PERAWAN TUMBAL PESUGIHAN PANGERAN DAYU

Sehingga aku memutuskan untum berjalan lagi mencarinya. Sepanjang perjalanan aku mencari air, bayangan tentang manusia ular itu kembali terlintas. Pada saat acara itu, di mataku sebenarnya Pangeran Dayu adalah sosok pria tampan dan rupawan, tetapi setelah aku mencoba mengingat-ingat lagi ketika aku setelah dibawa pelayan menemuainya aku langsung merasa ngeri dan jijik. Bagaimana tidak, pria yang berwajah tampan seperti yang aku katakan tadi ternyata adalah seorang pangeran dengan tubuh setengah manusia dan berkaki ular, atau lebih tepatnya berekor ular.
9.512.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Ada yang belang hitam-kuning memimpin di depan, disusul ular bersisik hijau, belang hitam-putih, dan yang paling luar biasa di urutan buncit adalah seekor ular sanca dengan badan sebesar gedebog pisang dewasa. Semua melata melewati Pramesti dan Ningrum. Si ular hitam-kuning dengan santai naik ke tungkai Ningrum lalu mendaki hingga leher. Yang lainnya berombongan menaiki amben. Pria pertama langsung pucat, terpojok di sudut dan mengibaskan tangannya untuk melakukan pengusiran. Keris pun dikibaskan mirip kemoceng. “Hush, hush! Pergi! Pergiiii! Ini apa? INI APAAAA!?”
9.526.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 577 kali sebagai pangeran ular
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Faktanya, Piers tidak pernah percaya bahwa putranya yang paling luar biasa, yang bungsu, telah menjadi orang yang merosot, yang mana dia cukup sering mengamatinya. Meski begitu, Geoffrey masih bisa berhasil lolos dari ujung jarinya. Sekarang ular beludak itu kembali ke medan pertempuran, dan cukup jelas apa yang akan terjadi. Gravitasi situasi menjadi lebih menakutkan karena ular beludak ini adalah yang paling ganas dan paling licik dari semuanya. "Kakek, aku akan mengirim orang-orang kita untuk menemukan Paman Geoffrey dan membawanya kembali."
9498.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.9K kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

ucap Lanting Beruga. Jadi sebenarnya ular berukuran pohon kelapa tadi hanya wujud palsu siluman ular ini, sementara wujud aslinya adalah ular kecil berwarna hitam. Mungkin ini pula yang membuat dia tidak mati setelah terkena jurus tarian dewa angin, aura api kematian. "Tolong jangan bunuh aku ..." suara ular itu terdengar lirih, dia menatap Lanting Beruga tapi dengan penuh ketakutan.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69.8K kali sebagai pangeran ular
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Apa lagi sama ular. "Beda, dodol! Bukan Panji yang biasanya main ular itu. Allahuakbar!" Kuketik layar ponsel di bagian kamera. Sebagai perangai kalau aku ingin menjitak kepalanya di Nadif. "Halah, 'kan namanya sama aja, Vin. Sama-sama Panji, jadi aku panggil Panji kamu itu pawang ular aja ya." "Terserah!" ketusku dengan hentakan napas.
9.551.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pangeran ular
Baca
+Pustaka
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

“Baik tuan Raja, naiklah ke punggung kepala saya.” Terdengar suara berat dari ular raksasa, tak lama kemudian dari tengah kerumunan muncul ular raksasa berwarna hitam legam sehitan tinta, menyibakkan tubuhnya dan maju kehadapan Darko. “Tuan Raja, hamba adalah Panglima hitam, pemimpin prajurit klan ular spiritual.” Mata Darko tampak tidak percaya melihat sosok ular hitam di depannya. Wajahnya terlihat sangat seram dan penuh aura membunuh.
9.6171.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai pangeran ular
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
MN Rohmadi
Penulis mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan pembaca setia MENANTU SANG JENDRAL BESAR yang masih setia mengikuti perjalanan Darko. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada semua pembaca setia yang sudah memberikan Gem maupun Vote untuk Novel ini..........
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status