Cahaya Biru
tanya Biru dengan nada yang sedikit memaksa, mencoba menggoda ku dengan gambar-gambar destinasi yang indah di layar ponselnya.
Aku hanya menghela napas, mataku yang sayu menatap ke arah Biru, "Nggak, di rumah aja. Emang kalau mau liburan kemana?" suaranya lirih, seolah tiada semangat.
Biru tidak menyerah, dia tahu betapa aku membutuhkan perubahan suasana, "Kenapa nggak mau sih, kita kan belum pernah pergi berdua. Mau ya, kamu pilih aja mau kemana." Dia mendekatkan ponselnya padaku, menunjukkan berbagai pilihan tempat yang bisa kami kunjungi, mulai dari pantai yang cerah hingga kota-kota di luar negeri dengan pemandangan malam yang menakjubkan.
Hot Chapters