TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG
Rini Kristina makhluk berjubah hitamding dong bukalah pintumalam apa yang mengerikancerita malam pertama di kamar
“Pantesan… aku sering memergoki Adam termenung menatap bawah. Pasti hatinya tecabik-cabik mengingat kenangan manis yang pernah dijalani bersama keluarga di vila Liong itu. Terutama kenangan bersama ayah dan kakeknya. Adaamm... kamu harus kuat menjalani hidup ini, Dik.”
“Malah ngerumpi. Ayo, lekas berkemas. Mbak Wulan sudah menunggu kita. Ini lho, dia kirim pesan… Nyangkut di mana man-teman. Kok belum datang?” Mbak Fatma yang lucu dan ceplas-ceplos membaca pesan Wulan sambil menirukan gayanya. Aksen dan logat Solo-nya yang masih kental.
Duuuhh... padahal dia yang pertama kali membuka pintu ghibah, tapi tidak merasa.