Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuh Aku, Om Dokter!

Sentuh Aku, Om Dokter!

Ceklek~ Suara gagang pintu diputar pelan, diikuti daun pintu yang terbuka perlahan. Dari baliknya, Bunda telah berdiri dengan tenang. Di tangannya tergenggam sebuah buket bunga mawar merah berukuran sedang, kelopaknya tersusun rapi dan tampak begitu segar, seolah baru saja dipetik pagi ini. "Ini ada kiriman bunga dari toko Bunda untukmu, Nak." Dia mengulurkannya ke arahku.
1066.0K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as pap buket bunga
Read
+Library
Terjerat Cinta Terlarang Tuan Mafia

Terjerat Cinta Terlarang Tuan Mafia

Penjual itu lantas segera masuk ke dalam, lalu membungkus bunga-bunga itu yang ia jadikan sebuah buket dengan pita berwarna biru yang senada dengan warna bunga hydrangea tersebut. Roy berdiri dari tempat duduknya, menghampiri penjual bunga yang sedang mengikat pita pada buket yang akan dibelinya. “Sudah selesai dibungkus. Ini kartu ucapannya, Bapak bisa menulisnya di sini.” Wanita itu menyerahkan kartu kecil untuk ditulis oleh Roy. Roy menerima kartu itu dan menuliskan sebuah pesan di dalamnya. Setelahnya pria itu kembali memberikan kartu ucapan yang telah ia tulis pada wanita di hadapannya untuk diselipkan pada buket bunga tersebut.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

ujarnya sambil menyodorkan ke arahku. Sebuah bucket bunga besar—sangat besar— yang berisi rangkaian dari kombinasi bunga mawar putih, bunga peony merah muda, dan baby breath yang ditata begitu rapi dan membentuk simbol love, sekarang tersimpan tepat di hadapanku, dengan anggun dan membuat siapapun yang melihatnya akan terpesona. Sekilas, bunga itu terlihat seperti rangkaian bunga yang sering muncul di drama korea saat adegan tunangan.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as pap buket bunga
Read
+Library
NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

NIKAH KONTRAK: Tuan Mantan, JANGAN BAPER!

Ia menoleh dan langsung terpaku. Julian berdiri di ambang pintu, mengenakan coat hitam rapi, dan yang paling mencolok… ia membawa buket bunga raksasa. Mawar putih, merah, dan sedikit baby breath. Bunga itu cantik, harum, dan jelas terlalu besar untuk kunjungan biasa.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pengantin Dari Sebuah Tragedi

Pengantin Dari Sebuah Tragedi

“Yang paling cantik dan segar, ya.” Bella mengangguk cepat, segera bergerak merangkai buket sesuai permintaan. Tangannya terampil memilih batang-batang bunga terbaik. Dalam beberapa menit, terbentuklah sebuah buket indah berisi lima belas tangkai mawar putih sesuai permintaan Ananya. Ananta menerima buket itu, menghirup aroma lembutnya sejenak sebelum mengeluarkan kartu kecil dari saku jasnya.
1032.8K viewsCompletedAdded to Library 754 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

Kenapa dunia ini seakan mempermainkan dirinya? "Ya, sekarang kau antarkan ini. Dia sudah menunggunya di rumah." Luxe memberikan bucket bunga itu pada Metha, "Ingat! Tidak boleh ada yang rusak ataupun patah! Saya sudah membuatnya dengan penuh hati-hati." Metha menatap bosnya tidak percaya. "Tapi, aku mengantarkannya dengan sepeda. Besar kemungkinan akan membuat bucket bunga ini agak sedikit kusut."
102.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Boleh, Mbak. Tolong buatkan yang cantik, ya?” Seorang florist lantas dengan cekatan mengambil beberapa bunga yang kebanyakan adalah warna kuning lalu merangkainya menjadi sebuah buket bunga yang indah. “Udah? Bunganya emang mau buat siapa, sih?” tembak Cintara penasaran. “Kok kamu jadi kepo, sih?”
6.9K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Mayang mendorong perlahan kursi roda Bu Mitha melewati butik demi butik. "Ke situ." Bu Mitha menunjuk satu butik bergengsi dengan logo dua huruf C yang saling membelakangi. Kedua mata Mayang membola. Bu Mitha ingin membeli pakaian di butik Chane* rupanya. Mayang mengangguk dan mengikuti instruksi Bu Mitha. Mayang mendorong kursi roda menuju butik termahal setanah air sepertinya.
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Pesta Pembuahan

Pesta Pembuahan

Terpaksa aku meletakkan tas jinjing berisi dompet, ponsel serta alat rias mini milikku ke atas baki. “Silahkan masuk!” Dua orang pria itu membukakan pintu kembar berwarna coklat, berornamen naga dan netraku langsung disambut oleh pemandangan berkelas. “Lo enggak nitipin tas juga?”tanyaku usil.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as pap buket bunga
Read
+Library
Istri Kontrak Presdir Arogan

Istri Kontrak Presdir Arogan

"Jadi, aku ingin membelinya untukmu. Ini, semoga lekas sembuh." Lucas mengulurkan buket bunga itu ke tangan Chiara. Kedua mata Chiara berbinar sewaktu perhatiannya berpindah kepada sebuah buket bunga yang didominasi oleh warna merah muda. Bunga peony, Chiara jadi menyukainya. "Ini adalah buket bunga paling cantik yang pernah aku lihat, Lucas," pekiknya kagum. Lucas mengulum senyum. Tersengat oleh kombinasi keindahan antara Chiara dan bunga peony. "Jangan lupa, Chiara. Itu buket bunga pertamamu juga."
1016.9K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as pap buket bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status