Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

kata Meydisha, “aku harus menemukan identitas mereka. Kartu keluarga, mungkin?” Lima sampai sepuluh berkas diraup Meydisha. Dia menyortir, memeriksa bagian atas berkas—di mana biasanya tertera info. Lebih banyak surat-surat kedaluwarsa dari peMeydishatah yang membahas pulau. Surat pemindahan pulau, pemeliharaan pulau, blablabla ... Racau Meydisha dalam hati. Terkadang bibirnya tak sengaja komat-kamit, membaca tanpa suara. Kemudian menumpukkannya lagi dalam satu baris dokumen tak berguna. Tumpukan kedua. Meydisha menukar tumpukan itu dengan yang pertama. Dia lantas membuka map teratas, warna kuning mencolok dan cukup tebal.
9.74.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
It's Me, Your Wife

It's Me, Your Wife

"Ke Rumah Sakit Citra Medika, Dit. Kata polisi tadi, Papa dibawa ke rumah sakit itu." "Apa luka Papa parah, Ma?" "Mama tidak tahu. Begitu mendengar kabar, Mama sudah tidak konsentrasi lagi. Mama hanya meminta nama rumah sakit yang merawat Papamu." Aditya mencoba membawa mobilnya sedikit lebih cepat. Headsetnya terus terpasang di telinganya sambil terus ia mencoba menghubungi Alleya. Tapi entah mengapa, Alleya pun tidak bisa dihubungi. Telponnya terus saja sibuk.
9.689.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Apa kau menemukan sesuatu? “Ya, semoga yang kita dapat kali ini bukan ekor tapi kepala. Kamu selesaikan di sana, aku akan cari Paman Hans.” [Hans terakhir kali tertangkap kamera masuk ke tangga darurat di sekitar dapur.] “Terima kasih, Ren.” Maura menyentil kertas lusuh di tangannya sambil mengulas senyum. “Tolong hubungi Rumah Sakit ini dan tanyakan tentang Paramitha Suroso. Pic, bisa temani saya menemui seseorang?”
1031.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
PENGAKUAN ANAKKU

PENGAKUAN ANAKKU

Dengan cepat aku menghapusnya, berjalan mendekati Mamah. "Mah ... biar Diana yang disamping, Mas Mahesa. Mamah istirahat ya," ucapku lembut sambil memegang pundak belakangnya. Mamah menghela nafas, tanpa menjawab ucapanku tubuhnya tergerak mengikuti langkahku menuju sofa. "Papah tidak kesini, Mah?" tanyaku. "Papah sibuk, Di. Perusahaan tidak ada yang mengontrol. Direktur baru, menurut Papah hasil kerjanya kurang memuaskan. Jadi Papah sendiri yang turun tangan," jawab Mamah dengan suara pelan.
10145.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Pesona Pembantu Tuan David

Pesona Pembantu Tuan David

Rumah sakit kota kini menjadi ramai karena kedatangan tamu istimewa mereka. David dan Lucas kini menjalani beberapa pemeriksaan sebelum dilakukannya tes DNA seperti yang sudah dicetuskan oleh Lila. Dan tanpa mereka ketahui, masalah direktur utama DR kini menjadi trending topik dalam pencarian. Orang-orang menjadi penasaran dengan hasil tes DNA antara sang direktur dengan anak kecil menggemaskan yang memanggilnya Papah.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 807 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Peter bergumam pelan kepada dirinya sendiri, diagnosis yang akurat berdasarkan pemeriksaan sederhana namun efektif. "Dia bicara apa? Sirkulasi tepi?" tanya seorang ibu rumah tangga. "Maksudnya aliran darah ke ujung-ujung tubuh terganggu," jelaskan suaminya yang kebetulan dokter. Tanpa membuang waktu, Peter mengeluarkan set jarum akupunktur tipis dari saku dalam jasnya. Jarumnya berkilau perak, sangat halus dan steril, alat yang selalu dia bawa untuk situasi darurat.
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

Seluruh persendiannya mendadak terasa kaku. “Kok… kok kamu bisa tahu, Rin?” Ririn menghela napas kasar, menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi sembari melipat kedua tangan di dada. “Aku melihatnya sendiri dengan mataku, Lun. Kamu lupa, ya? Itu adalah rumah sakit pusat tempat aku PPDS setiap hari tanpa mengenal lelah. Waktu itu aku baru saja keluar dari bangsal neurologi dan nggak sengaja melihat siluet pria berjaket denim yang sangat ku kenal lagi nuntun tanganmu di depan poli kandungan.”
10871 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Hamil Muda

Hamil Muda

Ucap papi memecah keheningan. Papi mengambil kotak tersebut dan membukannya, wajahnya menjadi sepucat kertas saat melihat isinya. Mami mengambil alih kotak tersebut saat papi terpaku di tempat, air matanya kembali menetes. Tangannya mengambil sebuah tespek dari dalam kotak tersebut, yang membuat kami semua terkejut. Aku mengambil tespek dari tangan mami dan memperhatikan dua garis merah yang muncul di sana. Bukan hanya tespek, namun ada juga hasil usg dan photo usg di sana. Air mataku turun begitu saja saat melihat photo usg yang memperlihatkan dua titik di sana.
1016.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 644 kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

Untuk apa ayah menghubungi Papa? "Bunda masuk rumah sakit, Pa," kata Ayah. "Kena asam lambung. Tekanan darahnya juga sangat tinggi." "Iya, Yah, semoga segera sembuh. Nanti kami ke situ," kata Papa. Begitu selesai menelepon, Papa memandangku. "Kenapa kamu tidak bilang mertuamu masuk rumah sakit, Din? Dan bisa-bisanya kamu malah keluyuran?"
9.951.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pap main ps dirumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status