Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Istri Yang Tak Dianggap

Pesona Istri Yang Tak Dianggap

Mereka berpelukan dan isak tangis Mamipun terdengar pilu karena kondisi Cristal saat ini. "Sudahlah Mam, Cristal juga baik- baik saja kan Pap? " Papinya hanya mengangguk tanpa kata, raut wajahnya menggambarkan kemarahan yang tertahan. Namun sepertinya Papinya enggan mengungkapkan apa yang sedang dia rasakan saat ini.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

Salah satu sayap peswat itu terbakar dan akhirnya membuat pesawat tidak bisa dikendalikan. Dengan mata kepalanya sendiri aku melihat betapa panik dan ketakutannya semua penumpang yang ada di pesawat itu termasuk sang Ayah. Jerit dan tangis dari penumpang pesawat bahkan bisa Manda dengar dengan sangat jelas. Lalu ia lihat sang Ayah menatap padanya dengan mata yang berkaca-kaca. Tak bisa mendengar dengan jelas suar ayahnya tapi Manda tau bibir sang ayah mengucapkan, “Love you Manda .... ”
850 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Menjadi Cantik Setelah Talak 3

Jantungnya berdebar tak karuan dan matanya mulai berkaca-kaca. "Sebentar lagi aku bakal jadi Papa, Ma! Setelah sebelumnya gagal, sekarang mau jadi Papa lagi." Suara Respati bergetar, tanda jika lelaki itu sedang menahan tangis. Hanifa yang menyaksikan semuanya lekas tersenyum sendu. Tak menyangka jika keluarga suaminya akan sangat senang seperti ini.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Bayaran CEO Arogan

Pesona Istri Bayaran CEO Arogan

Monica mulai berani mendekati pria itu dan menyentuh wajahnya. Dan setelahnya, sudah barang tentu pria itu tak lagi banyak berargumen dan justru malah bertekuk lutut di bawah mantra cinta Monica. ** "Papamu tidak pulang lagi." Sisa tangisan air mata semalam nampak membuat mata sang Mama sedikit melepuh di sekitar bola matanya. "Ma.. tenangkan diri Mama dulu sekarang!" Ronald merasa iba dengan apa yang dialami Mamanya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Sang Mafia

Istri Tawanan Sang Mafia

pinta sang pria. "Dasar brengs3k!" Tak terasa air mata itu sudah luruh. To be continued...
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Setelah agak reda mama meneguk sisa air minum tadi dan menghapus air mata dengan tisu di tangannya. “Maya pa..” mama berkata dengan nafas tersengal-sengal. Astaghfirullah, apa yang terjadi dengan kak maya?
9.95.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai pap mata menangis
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Autumn Sky
ceritanya bagus dan alurnya pun mengalir. Penulisannya pun juga rapi, jadi waktu dibaca enak. Namun, saya masih menemukan beberapa kesalahan kecil di sini, tapi itu bisa diabaikan dan tidak mengganggu kenyamanan dalam membaca. Ayo kamu update lagi ceritanya, aku menunggunya
Skyler Artemis
aku jarang baca novel dengan sudut pandang orang pertama, tapi aku menemukan novelmu enak untuk dibaca. Ide ceritanya mungkin mainstream tapi pengemasannya fresh dan rapi penulisannya. Ayo update terus, aku tunggu kelanjutannya.
Baca Semua Ulasan
Mata Ketiga

Mata Ketiga

bisik Cyntia sambil terus berdesis seperti ular. Wanita itu sedang menikmati saat-saat bercinta dengan suaminya tercinta. Pak Bachtiar masih terus bergerak dan semakin cepat. Tanpa suara sedikit pun dan terus menuntaskan tugasnya hingga memuncak. “Uuuhhh ... paaakk ....” kata Cyntia lirih.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Kesayangan Mami

Kesayangan Mami

desis Papi, tak ayal membuat rasaku melayang. Kini, rasa kecewa berganti kemenangan tak terkira. Apalagi memandang wajahnya yang sok cantik itu, berubah pucat. Kasian! Sekali-kali memang kudu disentil, biar sadar sedang di rumah siapa! "Aduh, kenapa Papi mendadak jadi pemarah gini sih? Mami hanya bercanda," ujarnya sambil menghampiri. Mengelus lengan Papi, dan bergelayut manja.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Toga Pengorbanan Mama

Toga Pengorbanan Mama

Dan ternyata ayah masih menangis di samping sepeda mama . Tanpa babibu, segera ku tarik tangan laki- laki itu .wajah lesu dan gurat- gurat sedih beralih bingung. " Ada apa si ras?? , narik - narik bapak!!?!? " Udah ikut ajha dinda sakit pak !! .. jawab ku Dinda sakit??, maksudnya gimana? Pria itu makin bingung dengan keadaan yang dirinya perbuat sekarang.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Pilihan

Bukan Jodoh Pilihan

“Siapa yang sakit, Pah? Pah! Papah!” “Ayok cepat!” “Pah! Papah kok diam? Siapa yang sakit?” “Nanti kamu juga tahu.” Aku akhirnya hanya pasrah ketika Papah membawaku ke IGD. Sampai di sana aku terkejut mendapati Mamah Gita yang sedang menangis dan sedang ditenangkan oleh Hana dan Anita. Papah Galih sendiri terlihat sibuk menelepon dan marah-marah.
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pap mata menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status