Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan
“Kita belum berkenalan secara resmi. Namaku Patricia.”
Celsea menyambut uluran tangan wanita itu sambil menyebutkan namanya. “Namaku Celsea. Ada apa kamu ingin menemuiku?”
“Duduklah, kita bisa memesan minuman dan mengobrol sebentar,” ujar Patricia.
“Aku sedang tidak ingin berbasa-basi, katakan saja apa yang ingin kamu katakan. Apakah ini tentang Evans?” Celsea memicingkan mata, curiga.
“Kamu tidak akan bahagia menikah dengan Evans, dia seorang monster,” ucap Patricia tanpa basa basi lagi.