Tiga Puluh Hari Sebelum Bercerai
Arin tetap kekeh untuk ikut liburan, mendengar hal tersebut Arga hanya menghela napas dan memilih untuk diam.
Satu bulan telah berlalu, dan sebulan ini sudah Arga bekerja sebagai OB. Baik istri dan ibunya belum ada yang tahu, terlebih ibunya. Semenjak Arga mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan oleh ibunya, membuatnya sedikit menjauh. Sore ini Arga masih berada di kantor, lelaki itu tengah menyelesaikan tugasnya agar nanti bisa pulang.
"Naima tunggu." Arga memberanikan diri untuk memanggil mantan istrinya, karena suasana kantor sudah cukup sepi. Mendengar namanya dipanggil wanita berhijab itu berhenti.