Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESONA ISTRI NAKAL CEO

PESONA ISTRI NAKAL CEO

Menoleh lagi ke Arga, ia menyunggingkan senyum centil. “Aku selalu punya waktu untuk kak Arga,” bisiknya manja, tapi nada suaranya menyimpan duri yang sulit diabaikan. Abian menahan pergelangan tangan Reina dengan genggaman tegas. “Ini … siapa?” suaranya rendah, tapi penuh otoritas. Arga tersenyum tipis, menjaga jarak sopan, tapi matanya tak pernah lepas dari Reina. “Arga. Orang yang mengagumi Reina dari dulu hingga sekarang.”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Ketika Suami Mulai Bosan

Ketika Suami Mulai Bosan

“Jangan, Abang cuma sebentar kok. Abang juga pengen nolak, tapi Santi maksa terus.” “Bang, semua orang juga tahu tenaga Abang dan Santi itu jauh berbeda. Abang bisa nolak dan tetap bertahan di sini, bukan malah mengikuti langkah kaki Santi.” “Om ayo maen gelembung!” Reina malah mengajak Arga untuk bermain bersamanya. “Om siapa yang Reina panggil, Sa?” “Arga.” “Dia ada di situ? Jadi kalian berduaan.”
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Santet Pengantin

Santet Pengantin

tanya Indra sambil menepuk bahu Arga. Arga yang terkejut karena mendapatkan tepukan di bahunya, tampak tergagap menjawab pertanyaan papinya, "e ... eh, iya bener banget, Pi. Mami memang wanita pertama yang paling cantik," ujar Arga asal. Indra dan Risa yang merasa heran dengan jawaban Arga langsung bertatapan satu sama lain dan meledaklah tawa mereka. Hahaha! Hahaha! Hahaha!
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Tergoda Mantan

Tergoda Mantan

Bangku yang biasa dia tempati. Tidak lama Ayah dan Berta turun dari tangga dan duduk di masing-masing bangku. Berta mengulas senyum, mengambil secentong nasi dari wadah Pirex, memindahkannya pada piring Ayah. Lalu dia mengambil piring yang ada tepat di hadapan Marlo, melakukan gerakan yang sama. Gerakan itu tidak asing bagi Marlo Sangat tidak asing dan membuat hatinya bergetar saat membayangkan siapa yang dulu melakukannya secara rutin. Siapa pemilik bangku yang diduduki Berta sebelumnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Hasrat Big Boss: Dari Upik Abu, Jadi Milikmu

Hasrat Big Boss: Dari Upik Abu, Jadi Milikmu

E-tiket yang dipesan Damar sudah di tangan Arga. Pria itu jadi tidak sabar menunggu malam tiba. Dia sudah membayangkan keseruannya dengan Lalita. Senyum di wajah dingin itu bahkan terus-terusan merekah. Sungguh satu hal aneh, tetapi ajaib yang kini terjadi pada Arga. “Arga, kenapa kamu gila begini.” Dia bermonolog dengan dirinya sendiri.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 756 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
CEO Arogan Itu Ayah Anakku

CEO Arogan Itu Ayah Anakku

Seru para tamu undangan ketika ruang itu menjadi pekat. "Lihat, itu!" seseorang berteriak saat Video di layar monitor Led berukuran besar di atas panggung menyala. "Oh... Lagi Hendrick, yang dalam. Hmm... Hendrick, ternyata goyangan Anak muda senikmat ini. Layani aku, aku akan berikan apa pun yang kamu minta," Suara Vulgar dengan Adegan panas kini terpampang jelas di layar LED. "Astaga sungguh tidak bermoral. Ternyata, Eva bermain gila dengan tunangan Adiknya sendiri!"
9.666.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

“Masih tenggelam dalam kenangan tentang wanita yang tadi di sini?” Arga berhenti, berdiri tegak. Ia sadar orang yang berbicara dengannya telah salah mengira dirinya sebagai Alan. Namun Arga memilih untuk tidak membenarkan kesalahpahaman itu. Dengan sengaja meniru suara Alan, Arga berkata pelan, “Kenapa nggak boleh menikmati sedikit nostalgia?”
1023.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

Ibunya yang sejak tadi diam akhirnya bersuara, “Arga. Kau sadar apa yang kau lakukan? Apa kau tahu akibat untuk masa depanmu?” Arga menoleh ke arahku sebentar, lalu kembali menatap keluarganya. “Arga tahu, Maa. Dan justru karena itu Arga ingin melangkah lebih jauh. Arga mau melamar Fara. Setidaknya sampai rumor itu hilang.” Ucapannya membuat jantungku seakan berhenti berdetak. Semua orang terdiam beberapa detik, saling tukar pandang satu sama lain.
10909 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Model Arogan

Terjerat Pesona Model Arogan

Karena keadaan jadi benar-benar kacau dan menekan saat ini. "Kamu ceroboh Matt. Dengan berita ini bisa ngerusak citra kamu." Ucap Arman Direktur Megane Agency dengan kesal. “Dimana merusak citranya sih? Fio itu perempuan baik-baik, pekerjaannya pun baik, dia juga dari keluarga baik-baik. Kenapa jadi bermasalah sama citra aku hah?!" “Masalahnya, publik nggak melihat begitu Matt. Mereka melihatnya kamu playboy, tukang main perempuan, gonta ganti pasangan.” Ujar Arman penuh kekesalan.
9.922.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai pemeran arga
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

"Kau datang dengan sangat tergesa-gesa dan berwajah tegang. Ada apa?" Wyara yang terengah-engah mengatur napasnya sejenak. Sekilas sudut matanya melirik pada sosok gemuk berperut buncit di sisi lain. Orang itu Arya Agreswara. "Tu-Tumanggala, Gusti. Tumanggala ..." sahutnya terbata. Arya Lembana kerutkan kening mendengar nama itu disebut. Seketika hati kecil sang senopati mengatakan ada sesuatu yang tidak beres.
9.933.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pemeran arga
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
Terima kasih untuk semua yang sudah mampir dan membaca cersil ini. Tinggal 12.000 kata lagi menjelang tamat, paling lambat dua hari lagi. Selanjutnya akan ada cersil baru yang merupakan sekuel Arya Tumanggala, dengan tokoh utama tetap sang prajurit, tapi dengan cerita dan jalinan konflik beda.
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status