Maaf, Aku Memilih Mundur
Ia tahu betul jika kondisi mereka kini sangat sulit, dan bukan hanya Lisa dan Lilis saja yang merasakan hal tersebut, tapi ia pun turut merasakannya.
Dirinya pun mulai merasa lelah, setelah dua bulan terakhir harus mengurus rumah, anak, istri dan ibu mertuanya sekaligus. Namun setelah itu semua, semakin hari, Handoko justru semakin merasa jika ibu mertuanya itu mulai keterlaluan dan tak tahu diri. Hingga membuat dirinya merasa tidak lagi ada harganya sebagai kepala rumah tangga.
“Aku di sini untuk siapa? Untuk kita!” Dengan mata menyala-nyala, Handoko menjawab ucapan sang mertua. “Apa kau pikir aku sedang bersantai, huh?”