Mengembalikan Senyum Bidadari
Daniel mengejar, tetapi karena langkah kaki Rosa yang cepat, ia tak bisa mencegah.
Rosa terkejut, mendapati seorang wanita tanpa busana sedang menatapnya heran. Pakaian mereka berserakan di lantai. Beberapa makanan dan minuman terletak di nakas. Bahkan, layar datar yang terpasang di dinding menampilkan film dewasa. Rosa ingat, dulu mereka sering melihat tontonan yang menjijikkan itu sebelum berlayar di dunia nyata meniru adegan di layar. Rosa tersenyum sinis pada wanita yang sibuk dengan selimut untuk menutupi tubuhnya.
“Siapa, Yang?” tanya wanita berambut sepunggung yang dicat pirang itu.