Pembalasan Sang Dokter Jenius
Inspirasi Kopikekasihku joko pinurbolirik jikustik #puisisuster ngesot luculirik lagu joko tingkir
Pak Bima di kejauhan hanya bisa menatap ngeri, jantungnya serasa berhenti berdetak.
Namun, di hadapan serangan ganda yang mematikan itu, Joko justru tersenyum.
Senyum itu adalah senyum yang paling mengerikan yang pernah dilihat oleh para preman itu. Bukan senyum geli atau senyum polos. Itu adalah senyum meremehkan yang dingin, senyum seorang ahli pedang yang melihat lawannya mengayunkan pedang kayu dengan canggung. Ia kini tahu rahasia mereka. Ia tahu kelemahan mereka. Dan mereka, dengan bodohnya, maju dengan cara yang paling ia harapkan.