Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Dia terkekeh, "Apa, sih, Bell. Udah sholat isya' belum? Sepertinya kamu butuh sholat, biar nggak emosi." "Baru 24 jam dan kamu sudah ... ah, sudahlah, Bi. Lanjutin aja." Hening, "Mau permen, Bell!" ucapnya,aku tak menjawab, disaat serius bukan serius menjawab tapi malah menawarkan permen. mau berusaha membujukku dengan permen, apa dia pikir aku anak TK. Tidak sadar akan kemarahanku, dia justru terlihat membuka permen tersebut. "Yah, Bell, jatuh, Bell," ucapnya, aku tak peduli.
1065.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 2.3K veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
Menjaga Adik Sahabatku

Menjaga Adik Sahabatku

tepisnya. Permen lolipon rasa susu buah mangga itu terpental jauh, menggelinding ke tengah lobi perusahaan, Vemilla memberengut ketika lolipon kesukaannya terbuang sia-sia. "Ya emang murah, sih, cuman lima ribu, tapi enak, kok," kilah Vemilla menampilkan ekspresi menggemaskan. Devianza semakin menggila, dia tidak suka ketika lawannya tidak terpancing emosi, wanita itu semakin bergemuruh. "Gak sudi makan permen murahan!"
2.7K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 56 veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
Bad Duda

Bad Duda

Edeline kebingungan dengan kepolosannya. “Kau sangat tahu betapa pahitnya obat herbal pemberian Mommy itu. Dan kau selalu memberikan Shopia permen setelah meminum obat herbal itu! Jadi, kau harus memberiku permen yang manis—yang menghilangkan rasa pahit setelah meminum obat herbal itu!” Oh my gosh! Begitu kekanak-kanakkannya Elvis! Dia mengeluh pahit padahal dia adalah orang dewasa.
1036.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 1.2K veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
Jodoh Pilihan Dewa

Jodoh Pilihan Dewa

"Kenapa tidak? Demi mendapatkanmu aku akan berjuang lagi. Lagipula cuma ada lima butir permen di dalam mangkuk, itu tidak akan membuatku diabetes." Zhang Zui segera meraih mangkuk dan melahap semua permen itu. "Hoek!" "Hoek!" "Hoek!" Bukan! Bukan Li Xiao Le yang muntah-muntah, tapi Zhang Zui. Karena sebenarnya permen yang dia makan adalah permen Bean Boozled. Tahukan bagaimana rasanya permen itu? Ada rasa kaos kaki basah, rasa kentut, rasa comberan, dan rasa-rasa tak lazim lainnya dan tentu saja sangat menjijikan.
101.3K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 51 veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Biru tajam dan penuh perhitungan. "Tehnya lumayan," komentar Rania datar. "Tapi aftertaste-nya agak pahit. Kalian terlalu lama merebus Akar Pemutus Jiwa-nya. Suhunya harusnya 85 derajat, bukan 100. Itu merusak struktur alkaloid racunnya." Senyum Xi Wang lenyap. Wajah para pejabat istana memucat. "Ba-bagaimana kau..." Xi Wang terbata. "Kau meminum racun tingkat 9 dan... mengkritik rasanya?"
1022.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 833 veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Obsesi Gila sang Pangeran Neraka

Felix merogoh isi di dalam tas dan mengambil beberapa bungkus permen kemudian menyodorkannya kepada Canna. "Apa kamu memang selalu membawa permen cokelat ke mana-mana?" Canna mengingat saat sebelumnya Felix memberinya permen di kereta. “Terkadang aku juga membawa permen dengan rasa tidak biasa. Ada rasa lime, mentega, popcorn, telur busuk, rumput, kaos kaki basah, odol, ikan busuk, hingga muntahan." Felix terkikik.
108.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 312 veces como permen pahit
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
45678
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status