Tak Semanis Madu
Dia terkekeh,
"Apa, sih, Bell. Udah sholat isya' belum? Sepertinya kamu butuh sholat, biar nggak emosi."
"Baru 24 jam dan kamu sudah ... ah, sudahlah, Bi. Lanjutin aja."
Hening,
"Mau permen, Bell!" ucapnya,aku tak menjawab, disaat serius bukan serius menjawab tapi malah menawarkan permen. mau berusaha membujukku dengan permen, apa dia pikir aku anak TK.
Tidak sadar akan kemarahanku, dia justru terlihat membuka permen tersebut. "Yah, Bell, jatuh, Bell," ucapnya, aku tak peduli.
Capítulos Populares