Nayla
Nayla dan Tina menggeleng melihat Beca.
"Udah, nggak usah ribut. Percuma di samping kita ada pohon kelapa." Doni melihat ke atas. Buah kelapanya sangat banyak, tapi sayang terlalu tinggi. Doni menelan ludahnya. Doni bukan hanya suka tebar pesona tapi juga sering cari perhatian, apalagi dengan juniornya. Dengan semangat cowok itu menaiki pohon kelapa. Tiba-tiba ia terhenti di tengah, merasakan pohon kelapa berdansa di tiup angin.
"Ka Doni, kenapa?" teriak Beca penasaran.