Muka Alan memerah, sungguh dia tidak akan melepaskan wanita itu sebelum membuka mulutnya.
Mutia kembali menscroll berita skandal tentang Alan melalui second account-nya. Tidak habis pikir dengan paparazi yang malam itu menguntit Alan. Memotret dengan angel sembarangan dan menulis berita seenak jidat yang menimbulkan spekulasi Alan menghamili wanita lain di luar nikah.
PAPA MUDA 18 B
Oleh: Kenong Auliya Zhafira
Di tempat lain, pria yang diingatkan kembali akan masa lalu tengah merebahkan dirinya di sofa. Sofa yang warnanya hampir pudar karena termakan usia. Bayangan dua wanita dengan cara pandang hampir sama benar-benar membuat akalnya menggila. Namun, sedetik kemudian tawa terdengar jelas mengudara. Tawa yang seolah mengejek nasibnya sendiri.
Aku membuka handphone saat tiba-tiba sebuah notifikasi pesan w******p muncul.
Alin : [Kay, gimana keadaanmu?]
Kayra : [Aku udah rebahan Lin, semoga nanti enakan.]
Alin : [send a photo]
Alin : [Aku pengen beli jam tangan. Pilih satu diantara dua yang ku kirim!]
Aku mengunduh foto yang dikirim Alin. Dua jam tangan warna putih dan biru. Aku dominan menyukai warna putih.
Swuuuussss
Shen Liang menyerang pria itu dengan ratusan pedang sekaligus. Serangan tersebut membuat pria itu kewalahan, meski tidak terluka sama sekali. Dengan sekali tebas, dua sinar menyilang menyerang lawan dengan sangat cepat.
Dhuaaarrrrrr