PESONA
"Kuku yang indah milik wanita yang cantik."
Setelah puas memuji hasil pekerjaanku mengecat kuku jariku menjadi warna biru, aku pun lanjut mengecat kuku jariku yang lain dengan perlahan-lahan, teliti, dan hati-hati agar cat kukunya tidak melewati batas kuku. Entah sejak kapan aku mulai suka dengan kesempurnaan, aku malah benci dengan apapun yang terlihat salah. Seperti saat ini, saat cat di jari kelingkingku mulai berantakan karena menyentuh kulit jariku. Aku pun menghentikan mengecat kuku jariku dan menaruh lagi kutek itu, suasana hatiku jadi rusak karena masalah kecil yaitu sedikit noda kutek di jariku yang bahkan tak terlihat dari jarak jauh kecuali seseorang fokus menatap jadi kelingkingk
Hot Chapters