Dimanja Suami Psikopat
Demi mencegah terjadinya tragedi rumah tangga, aku menahan amarahku sambil berucap, "Kalau kamu keluar sekarang, aku anggap nggak ada masalah yang terjadi hari ini."
Axel selalu bersikap lembut di hadapanku. Namun, dia mengidap sindrom XYY. Dia sangat kejam terhadap orang luar.
Ibu mertuaku sama sekali tidak peduli. Dia menjambak rambutku dan berkata, "Dasar jalang! Kamu sudah takut, 'kan? Kamu harus menanggung konsekuensinya karena berani berselingkuh."
Aku melepaskan diri dari tangan ibu mertuaku. Aku bertanya dengan ekspresi dingin, "Kamu berani memfitnahku? Kamu sudah lupa gimana jarimu patah?"