Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

Perjanjian Panas untuk Istri Rahasia CEO

"Kakek dan Nenek ... apa mereka tinggal di tempat setinggi dan semegah ini?" Shakira tersenyum tipis, meski hatinya terasa mencelos. Ia berlutut di samping Ruis, merapikan kerah jas kecil putranya. "Ini kantor Ayah, Sayang. Tempat Ayah bekerja. Rumah Kakek dan Nenek berbeda lagi." "Berarti Kakek itu raja, ya?" tanya Ruis lagi dengan kepolosan anak berusia delapan tahun yang cerdas.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

“Kau tahu anak muda, hidup itu seperti pedang tajam, akan berjalan tergantung pada siapa yang menggunakannya.” Mendengar kata-kata kakek di sampingnya, Chiu Kang terperanjat. “Kakek, itu kata-kata luar biasa.” Senyum kakek itu diarahkan pada wajah Chiu Kang. “Aku senang kau menganggapnya luar biasa?” “Kenapa?” Chiu Kang heran. “Berarti kelak di masa depan kau akan menggunakan kata-kataku ini. Tentu itu membuatku senang.”
8.217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Kaisar Altair: Kembalinya Penguasa

Kaisar Altair: Kembalinya Penguasa

Sampai ia menemukan surat yang terletak di atas tempat tidur kakek suku. Surat itu ditulis oleh kakek suku sendiri yang ditujukan kepada Ethan. Dalam surat itu tertulis: "Kepada cucuku, Ethan. Kalau kau melihat surat ini, aku yakin aku sudah mati, haha. Aku tidak tahu apakah kau akan menangisi kematianku, tapi jangan bersedih. Bersamamu, aku telah merasakan harapan yang tidak pernah aku sangka. Aku masih ingat dengan raut wajahmu begitu kami menemukanmu. Setiap aku mengingatnya, itu sangat lucu. Tapi, melihat engkau yang seorang diri rela untuk menyelamatkan suku Althara, aku merasa sedih dan sangat berterima kasih untuk itu. Semangat, dari kakek suku yang tampan."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Dimanja Suami Kontrak

Dimanja Suami Kontrak

Cahaya matahari sore membias lembut di balik jendela, menyoroti keriput-keriput halus di wajahnya yang justru menambah karisma dan keteguhan bijaknya. “Daripada memikirkan sesuatu yang membuat hatimu gundah,” ucapnya pelan, namun tegas, “lebih baik kau mulai memikirkan bagaimana caranya membuat Khai mengungkapkan perasaannya.” Senyum sang kakek melebar sedikit, penuh makna. “Hem… kalau anak-anak zaman sekarang bilangnya, pengakuan cinta.”
1016.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Life Hates Me

Life Hates Me

"Ah, kamu rindu sama kakek, ya?" "Iya," jawabku dengan cepat. Mendengar jawaban dariku, papa menarik sebuah senyuman. Senyuman itu tidak menampakkan kebahagiaan di dalamnya, melainkan kesedihan dan kerinduan. Bagaimana tidak, kakek adalah ayahnya papa yang meninggal 3 tahun yang lalu akibat stroke. "Kakek pasti sudah senang di sana. Jadi, Freya jangan sering bersedih, ya. Nanti kakek jadi ikut sedih," ujar papa sambil melangkah menghampiriku.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Pun aku sendiri masih ingat hapalan tajwid dan mad yang diajarkan ustadzah. Nenek mengadakan kenduri tahunan untuk mengingat arwah kakek yang telah lama berpulang. Menurut cerita ayah, sudah dua puluh tahun kakek meninggalkan kami. Bahkan aku sendiri belum pernah melihat wajah kakek secara langsung. Aku hanya melihat foto usang di dinding rumah nenek. Foto pernikahan nenek dengan kakek. “Kakek tuh orangnya nggak bisa diem. Semangat kerjanya tinggi banget,” kata ayah.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
LOVE IN THE ENEMY

LOVE IN THE ENEMY

ujar sang kakek. “Kakek, aku memimpikan seeeorang yang sangat aku rindukan. Aku benci ketika aku mengetahui jika itu hanyalah sebuah mimpi,” sahut Georgia. “Jika kau merindukan seseorang, sebut saja namanya di setiap doa-doamu, Nak. Doakan dia yang terbaik dan niscaya Tuhan akan selalu memberkati itu,” jawab sang kakek. Georgia kemudian menghapus air matanya dan langsung bergegas membantu sang kakek yang tengah sibuk memetik buah anggur itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Fantarna

Fantarna

Aku bangun dari kursiku dan beranjak menemui kakekku, DIMANAPUN KAKEKKU BERADA! Aku tidak sulit menemukannya. Dia berada di ruang tamu sedang membaca buku. Buku itu, Sejarah Negeri Ungu, buatannya. Kadang ia tertawa sendiri kalau sedang membaca bukunya itu. Aku tahu cerita dalam buku itu berasal dari kakeknya yang waktu itu sedang mendongeng bukunya. Buku tentang negeri ungu juga. Hanya lebih mendetail dan berinti tentang pengalaman si penulis. Dan sebenarnya keluarga kami masih menyimpannya. Tapi aku tidak tahu letaknya dimana. “Kakek!” sapaku padanya. “Aku ingin kakek bercerita!”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

Membuat sang kakek langsung membantu di tempatnya. Dia mengakui jika pernah bicara begitu pada sang anak. Tetapi, untuk artian yang lain. Sepertinya Adiyaksa salah faham akan ajaran ayahnya. "Aku bilang begitu untuk rival kita, Adi. Bukan untuk keluarga. Karna bahkan seekor binatang pun. Pasti akan saling melindungi sesama keluarganya," desah lelah sang kakek terdengar.
1031.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang kakek
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Arletta,mengembalikan semua harta Kusuma yg telah berada ditangannya kepada tetua Kusuma,karena tujuan utama untuk membekuk Adiyaksa telah berhasil... Arletta tak pernah menginginkan harta dari keluarga manapun.... Arletta & Arkana akan berjuang mandiri....
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Baca Semua Ulasan
Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

Meskipun berucap dengan santai, namun aku bisa melihat ada setitik miris yang terselip di dalam suaranya. "Aku malah enggak pernah liat kakek aku.. " Adrian mendongak. Kedua matanya menyorot penasaran. Aku pun tersenyum dan mulai bercerita. "Dulu bapak bilang, kakek pergi ninggalin nenek waktu abis lahiran. Enggak tau kenapa. Terus enggak pernah balik lagi sampai nenek meninggal. Sampai sekarang pun enggak pernah coba cari. " Itu yang diceritakan bapak saat aku masih sekolah dasar dan bertanya mengapa aku tak pernah melihat kakek dari pihak bapak. Teman temanku memilikinya dengan utuh, dan terkadang aku iri karena kakek nenek mereka sering mengajak cucunya ke warung untuk membelikan permen.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi tentang kakek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status