Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Disabled

Disabled

"Please help me, God bless you as you do so." The kid spoke these words with every ounce of energy that lurked within him. The tone of his voice was nothing louder than a squeaking mouse caught in a trap. He was so thin that one as old as the priest she had just met could easily count his ribs without the aid of any lens.
8.422.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 687 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Secret

Secret

7:30pm Aunt: What the hell is wrong with you, why ain't u picking my calls? 8:00pm Catherine: I called your number twice but you weren't picking. How was work today? I wont be coming to school tomorrow, I went out with my dad today, Infact, my dad is seizing my phone from me cos he said he doesn't want anything to distract me from what we want to do, we're travelling... Full update when I come back... Love you dear... See ya later
9.212.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 482 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
540 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 15 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Namun ia tidak mengeluh. Matanya tak pernah lepas dari pria di hadapannya. Qing Jian duduk bersila, punggung tegak, napasnya perlahan dan dalam. Cahaya keemasan samar masih mengalir di bawah kulitnya—bukan kilau mencolok, melainkan seperti bara api yang tertutup abu. Tenang… namun jelas berbahaya. Setiap denyut Qi yang mengalir darinya membuat udara di sekitar mereka sedikit bergetar.
1025.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 620 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

Ada sesuatu dalam nada suara Alfa—sesuatu yang membuatnya sulit bernapas selama beberapa detik. Apakah ini… perhatian? Tidak mungkin. Ini Alfa. Alfa yang dingin, Alfa yang cuek, Alfa yang bahkan jarang menunjukkan emosinya dengan jelas. Tapi sekarang, ada sesuatu yang berbeda. Alana menunduk, memainkan sedotan di gelasnya. "Kenapa lo tiba-tiba peduli?" tanyanya pelan, hampir seperti bisikan.
814 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 32 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
U

U

Bagaikan tidak memiliki hati dan pola pikir. Karena hal itu membuat Yuda memberikan mode silent pada ponselnya. Itu pun kalau Yura atau Ari tidak meneleponnya, mungkin Yuda tidak akan tahu. Yuda pun sampai berpikir untuk membeli nomor ponsel yang baru.
103.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 87 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Difficult

Difficult

tanya Leo dengan suara lembutnya. Putik mengalihkan pandangan membuat tatapan mereka bertemu, Leo bisa melihat kesedihan dari kedua matanya dan melihat itu membuat Leo mendekatinya. Seketika tubuhnya membeku saat merasakan lingkaran tangan pada pinggangnya, Putik memeluk Leo erat yang membuatnya hanya bisa diam. Tangan Leo sendiri berada di udara tidak tahu harus berbuat apa, tidak lama tangan Leo sudah berada di punggung Putik untuk membelainya dan menenangkan dirinya. Tidak ada yang bersuara dan Leo bisa merasakan kemejanya basah oleh air mata yang Putik keluarkan, tidak tahu mengatakan apa saat ini dan memilih diam.
6.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 260 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
HIATUS

HIATUS

Suara Tuan Harraz tercekat, membuatku yang bingung langsung menatap wajahnya. Tubuh Tuan Harraz gemetar, lalu tiba-tiba menutup Al-Qur’an yang kami pangku bersama-sama itu dan berdzikir untuk menenangkan hati, seakan ada yang bergejolak dari dalam diri lelaki itu, yang membuatnya kacau dan bicara saja tidak beraturan, “Allah. Allah. Allah.” Hanya nama Tuhan yang lelaki itu sebut, membuatku yang duduk di sebelahnya terdiam.
103.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 90 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
ONLY YOU

ONLY YOU

sapa Xiyi melambaikan tangannya dengan canggung. Ia berusaha mencairkan suasana di antara mereka, namun dengan sifat Wei yang dingin, ia menatap Meng Qi dengan tatapan sinis seakan percikan bola api keluar dari matanya, ia terdiam membeku menatap Wei dengan mata berlinang. "Wei.. Kenapa kamu disini?" tanya Meng Qi tersenyum tipis menyeka sebagian air mata yang tampak jatuh dengan tangan gemetar.
92.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 55 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Persona

Persona

"Lo? Ngapain lo?" ***
106.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 130 fois en tant que quiet
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status