SUAMI YANG SEMPURNA
"Kalau mau, sebenarnya Allah bisa aja jatuhin uang dari langit. Tapi, kenapa Allah harus menggariskan takdir hidup kita untuk bekerja keras? Karena Allah ingin melihat seberapa besar usaha kita! Jadi, Lo harus kuat dan terus berjuang. Buktikan ke mereka kalau Lo nggak selemah yang mereka pikirkan."
"Gue setuju dengan pendapat Aisha." Widyo bangkit setelah selesai menempelkan plester di lutut Widuri. "Lo nggak perlu takut merasa kesepian karena Aisha selalu ada di dekat lo. Dan kalau Lo butuh bantuan, gue siap membantu lo."
Widyo menyunggingkan senyuman manis. Lalu dia melirik arloji di pergelangan tangannya. "Oh iya, Gue lupa ngerjain tugas nih. Gue ke kelas duluan, ya."