Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya
"Hehe itulah, makanya Bunda teh sering ingetin Neng, jangan terlalu ambisi ingin tinggal jauh dari kampung halaman. Karena sejauh apapun kamu teh pergi, akan ada masa lagi, di mana kamu teh akan sadar bahwa sebaik-baik tempat tinggal adalah tempat di mana kamu dilahirkan."
Aku yang tengah cengengesan karena ngetawain Kiranti mendadak diam. Duuh. Istriku, kalau udah ngomong serius, omongannya suka ngena banget dah ke dalam hati.
"Iya Nda. Ranti jadi nyesel deh enggak dengerin Bunda."
"Jadi Neng teh kapok?"
"Enggak."
"Lah?" sahutku. Ranti yang nakalpun menggelak tawa.