Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perfect Love

Perfect Love

Tatapan matanya kosong, tangannya lemas hingga jantungnya berdegup kencang hingga buah apel di tangannya jatuh ke lantai. ‘Harusnya kamu tak usah kembali, Rendra' ***
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Dia belum mengenalnya. ”Baiklah, siapa anda? Saya adalah Rendra, dari kota. Rumah saya dekat dengan Diandra.” ”Oh, jadi anda adalah orang yang dekat dengan pak Adam sekaligus juga teman baik mbak Diandra. Saya adalah Nada Naura. Saya bekerja di Mata Air Surga ini.”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Terpenjara Hasrat Adik Ipar

Terpenjara Hasrat Adik Ipar

puji Laura. "Lihat itu aku membentuk taman bunga tapi namanya nama Kakak. Ini hanya di kerjakan 4 hari yang lalu." Rendra menunjui ke sebuah kebung mawar yang ada beberapa kupu yang berterbangan diatasnya. "Ini sangat indah dan ini suprise sekali untukku. Kamu sangat romantis Rendra." Laura memegang bunga mawar yang tertata rapih yang di lihat jika dari atas helikipter pastilah nama dia.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Akira Tanata—The Dragon Killer. Ia membuka matanya perlahan, tatapan tajam menembus kabut tipis di balik jendela. “Rendy Wang…” bibirnya bergerak pelan, tapi suaranya seperti sabetan baja. “Mari kita lihat… apakah Tapak Dewa Petirmu bisa mengalahkan Tapak Naga milikku.” Dengan langkah ringan, ia bangkit. Bayangannya seakan berbaur dengan ruangan, lenyap tanpa suara. Ilmu Langkah Bayangan mulai bekerja.
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Seseorang menepuk bahu Runia, wanita itu tersenyum ke arah Runia, dan mencoba bertanya kepada wanita berambut panjang itu. "Kamu Runia ya?" tanya si wanita berjilbab. "Kamu mengenaliku?" tanya Runia. "Kamu lupa aku?" tanya lagi, wanita itu. "Aku Naura, teman sekelasmu dengan Ayu, saat kita SMP!" "Naura? Kamu kok bisa ...?" tanyanya heran. "Iya Runia, aku difitnah sama maduku, dan suamiku malah menjebloskan aku ke tempat ini!"
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Devita baru akan membalikkan tubuhnya, saat kakinya kembali dipeluk oleh gadis yang sangat dibencinya. "Saya mohon, Tante ... Saya nggak tahu lagi harus meminta bantuan pada siapa ... Hanya sekali ini saja, saya mohon ..." Arinda benar-benar tak tahu harus meminta bantuan pada siapa lagi selain pada keluarga Domanta. Hanya keluarga Domanta yang dia pikir saat ini dapat membantunya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

‘Bu, saya sudah sampai di apartement’ Reina mengirimkan pesan kepada Winda yang segera mendapatkan balasan agar Reina menunggu di lobby. Tak lama menunggu, Winda keluar dari lift menyambut kedatangannya membawa seorang bayi berusia 7 bulan, cantik dan manis serta tersenyum padanya. “Halo! Mbak Reina ya,” sapanya. “Iya, Bu. Saya Reina.” “Mari Mbak, langsung naik saja ke atas. Maaf banget ya, aku tadi habis memandikan Tacha dulu.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Pria Tampan Alat Balas Dendamku

Takut sekali jika apa yang akan mereka temui adalah sesuatu yang membuatnya sangat bersedih. Dari tempat mobil di parkir, hanya butuh sekitar tiga menit untuk sampai ke tempat tujuan mereka. Di sebuah makam yang menyendiri dengan dikelilingi tanaman dan sebuah gazebo. Haidar mengajak Adeline untuk melihat nama yang tertera di batu nisa tersebut. "Lily Atkinson? Dia ...." Adeline memegang kepalanya yang sudah terasa sangat berat. Nama itu seperti tidak asing ditelinga Adeline. Wajah seseorang yang juga seperti dia kenal mulai tergambar di kepalanya. Adeline sudah tidak kuat menopang tubuh saking sakit yang mendera kepalanya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

“Tan, dudu makana. Aku manggihaken ia gumelêmpang ing wanapringga, caket rusā ya kang wus kapanaheku. Wajah nira… kulit nira… tan sami ri wong janapada kita. Durung natêpi aku mirsani wanita makathah iki ring bhumi Majapahti. (Bukan. Aku menemukannya tergeletak di hutan, dekat rusa yang tadi kutumbangkan. Wajahnya… kulitnya… berbeda dari rakyat kita. Aku belum pernah melihat perempuan seperti ini di tanah Majapahti).” Rendra semakin heran, matanya menyapu kain pendek yang nyaris tak menutup apa pun. “Yadyan mangkana, saka ning endi asal nira? Apa ta ia mata-mata nagara sabrang? (Kalau begitu, dari mana asalnya? Apa ia mata-mata negeri seberang?)”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Aku merasa sia-sia atas semua pengorbanan yang kuberikan selama belasan tahun ini. Ketika akhirnya ia lelah berteriak dan terengah-engah, aku mengangkat tangan. “Plak!” Sebuah tamparan nyaring menggema di seluruh ruang tamu.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai randa tapak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status